Telkom Gelar Culture Festival 2025: Perkuat Kolaborasi dan Budaya Sadar Keamanan Siber

Selasa, 22 Juli 2025 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Human Capital Management Telkom Henry Christiadi dalam acara Culture Festival TelkomGroup 2025 yang mengusung tema

Direktur Human Capital Management Telkom Henry Christiadi dalam acara Culture Festival TelkomGroup 2025 yang mengusung tema "Langkah Cepat, Tumbuh Bersama. Foto:Telkom

MATAPEDIA6.com, JAKARTA — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sukses menggelar Culture Festival TelkomGroup 2025 bertajuk Langkah Cepat, Tumbuh Bersama”.

Ajang tahunan ini tak sekadar menjadi ajang selebrasi, tetapi juga wadah apresiasi bagi para penggiat budaya perusahaan serta penguatan nilai-nilai kerja di seluruh entitas TelkomGroup.

Acara yang mempertemukan karyawan dari berbagai unit kerja dan anak perusahaan Telkom ini dirancang untuk mempertegas peran budaya organisasi dalam mendukung transformasi bisnis di era digital.

Strategi bisnis memang disusun oleh manajemen puncak, namun keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada budaya kerja yang dijalankan bersama.

Direktur Human Capital Management Telkom, Henry Christiadi, menegaskan pentingnya kolaborasi dan kecepatan dalam membentuk organisasi yang adaptif.

“Kita harus bergerak cepat, saling mendukung, dan terus berinovasi demi pertumbuhan perusahaan,” ujarnya dikutip dalam keterangannya, Selasa (22/7/2025).

Henry juga menyoroti internalisasi budaya kerja Digital Ways of Working melalui nilai-nilai BISA: Bravery, Integrity, Service Excellence, dan Agility. Menurutnya, nilai-nilai ini bukan sekadar jargon, tetapi menjadi pedoman nyata dalam sikap, kolaborasi, dan tanggung jawab profesional di tengah transformasi digital.

Dalam sesi inspiratif, Dr. Ir. Aloysius Budi Santoso, M.M.Chief of Corporate Human Capital Development PT Astra International Tbk, turut membagikan pandangannya. Ia menilai budaya kerja yang kuat adalah fondasi keberlanjutan dan inovasi.

“Budaya bukan hanya penopang produktivitas, tapi juga nyawa organisasi yang menggerakkan individu dan sistem di dalamnya,” ujarnya.

Selain itu, Culture Festival 2025 juga mengangkat isu penting seputar keamanan siber. CEO Veda Praxis, Syahraki Syahrir mengingatkan bahwa serangan siber kini menjadi ancaman harian.

“Indonesia adalah pasar digital yang besar tapi masih rentan. Kesadaran terhadap keamanan siber harus dibangun sebagai budaya kolektif,” tegasnya. Ia menambahkan, Telkom sebagai penggerak infrastruktur digital nasional harus memastikan budaya cyber security awareness tumbuh dari dalam organisasi.

Sebagai bentuk konkret, Telkom meluncurkan program Cyber Security Champion yang melibatkan Culture Agent dari berbagai unit kerja untuk memperkuat budaya sadar digital dan mencegah kerentanan siber dari akar.

Puncak kegiatan ini ditandai dengan sesi Culture Agent Meet & Greet Awarding Edition sekaligus mengumumkan hasil Culture Assessment yang telah dilakukan secara menyeluruh di lingkungan TelkomGroup.

Assessment ini mengukur sejauh mana budaya kerja telah diterapkan dan dikaitkan langsung dengan performa unit kerja. Para penggiat budaya terbaik menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka.

Melalui Culture Festival 2025, Telkom kembali menegaskan komitmennya untuk membangun budaya kerja unggul berbasis nilai BISA yang menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan masa depan dengan lebih percaya diri dan berdaya saing tinggi. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi akun Instagram @LivinginTelkom.

Baca juga: Telkom Indonesia Raih Penghargaan Linkedin Top Companies 2024, Tiga Tahun Berturut-Turut

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

OJK Catat IHSG Terkoreksi 41,52 Persen, Kredit Investasi Tumbuh 23,20 Persen
32,7 Juta Investor Jadi Modal Pasar Modal Indonesia, BEI Genjot Edukasi
OJK Sanksi Tiga Kasus Pelanggaran Pasar Modal, Manipulasi Saham PANR Raup Keuntungan Ilegal Rp5 Miliar
OJK Satukan Industri Keuangan Syariah, Cetak Biru Baru Diluncurkan di Makassar
Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa
Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi
OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030
Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:07 WIB

OJK Catat IHSG Terkoreksi 41,52 Persen, Kredit Investasi Tumbuh 23,20 Persen

Rabu, 4 November 2026 - 11:34 WIB

OJK Sanksi Tiga Kasus Pelanggaran Pasar Modal, Manipulasi Saham PANR Raup Keuntungan Ilegal Rp5 Miliar

Senin, 2 November 2026 - 19:54 WIB

OJK Satukan Industri Keuangan Syariah, Cetak Biru Baru Diluncurkan di Makassar

Minggu, 1 November 2026 - 11:06 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi

Berita Terbaru