TelkomGroup Tuntaskan Pemulihan Jaringan Sumatra, Layanan Digital Kembali Stabil 99,9 Persen

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas TelkomGroup melakukan pemulihan dan penguatan infrastruktur jaringan telekomunikasi pascabencana. Foto:Telkom/matapedia

Petugas TelkomGroup melakukan pemulihan dan penguatan infrastruktur jaringan telekomunikasi pascabencana. Foto:Telkom/matapedia

MATAPEDIA6.com, JAKARTA-TelkomGroup menuntaskan pemulihan infrastruktur telekomunikasi di wilayah Sumatra yang terdampak bencana. Memasuki pekan pertama Januari 2026, seluruh jaringan dan layanan digital TelkomGroup di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat kembali beroperasi stabil dengan tingkat ketersediaan layanan mencapai 99,9%.

Capaian ini menandai berakhirnya fase pemulihan darurat dan dimulainya penguatan layanan secara berkelanjutan. TelkomGroup mengerahkan sumber daya terintegrasi untuk memastikan konektivitas pulih cepat dan merata di seluruh wilayah terdampak.

Aceh menjadi fokus utama pemulihan karena tingkat kerusakan paling signifikan. TelkomGroup memastikan seluruh 289 kecamatan kembali terhubung, dengan minimal satu site Telkomsel aktif di setiap kecamatan.

Tim teknis mengoptimalkan jaringan transmisi dan akses, mengerahkan internet satelit Telkomsat, menyiapkan genset mobile, serta memperkuat sistem daya cadangan untuk menembus wilayah dengan tantangan geografis tinggi.

Baca juga:Telkom Bergerak Pulihkan Fasilitas Umum dan Pendidikan Pascabencana di Aceh

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan bahwa konektivitas menjadi layanan vital yang harus pulih secepat mungkin.

“Sejak hari pertama bencana, kami menempatkan pemulihan jaringan sebagai prioritas utama. Lebih dari 2.500 personel tanggap bencana TelkomGroup bergerak cepat sehingga seluruh wilayah terdampak kembali terhubung dan aktivitas masyarakat bisa berangsur normal,” ujar Dian dalam keterangannya, Sabtu (10/1/2026).

Ia juga mengapresiasi dedikasi tim lapangan serta dukungan lintas pihak yang mempercepat pemulihan jaringan secara menyeluruh dan tuntas.

Seiring pulihnya infrastruktur, TelkomGroup memperkuat dukungan sosial melalui program Hunian Sementara (Huntara) sebagai bagian dari sinergi BUMN.

Di kawasan Huntara yang dibangun bertahap di tiga provinsi terdampak, TelkomGroup menyediakan akses telekomunikasi dan WiFi gratis untuk warga.

Dukungan tersebut mencakup pemasangan access point WiFi di area hunian dan fasilitas umum, penguatan sinyal seluler melalui BTS eksisting dan Mobile BTS, serta pemanfaatan jaringan satelit guna menjaga keandalan layanan.

TelkomGroup juga menghadirkan layanan WiFi Managed Service berkapasitas 100 Mbps di Posko Huntara untuk mendukung operasional dan koordinasi pemulihan.

Tak berhenti pada pemulihan jaringan, TelkomGroup terus menyalurkan bantuan kemanusiaan secara berkelanjutan. Hingga 7 Januari 2026, total dukungan TelkomGroup menembus Rp123,23 miliar.

Bantuan tersebut meliputi posko internet gratis, logistik, layanan kesehatan, dapur umum, dukungan psikososial, serta keringanan dan kompensasi layanan bagi pelanggan terdampak.

Relawan BUMN Peduli TelkomGroup turut memperkuat pendampingan masyarakat melalui aksi sosial dan pemulihan sarana umum di berbagai wilayah Sumatra.

Dengan jaringan kembali terhubung dan bantuan yang terus mengalir, TelkomGroup menegaskan perannya tidak sekadar sebagai penyedia layanan telekomunikasi, tetapi sebagai penggerak pemulihan.

Konektivitas menjadi fondasi agar masyarakat kembali berkomunikasi, beraktivitas, dan bangkit menata kehidupan pascabencana.

Baca juga:Polsek Bengkong Ungkap Dugaan Persetubuhan Anak  

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

OJK Keluarkan Sejumlah Relaksasi Aturan untuk Perkuat Industri Pembiayaan dan Fintech
OJK dan ILO Luncurkan Sistem ERP untuk Buka Akses Pembiayaan Peternak Sapi Perah
SheHacks 2026 Dorong Perempuan UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Bisnis
Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Telkom Pertahankan Jajaran Direksi
Satgas PASTI Bongkar Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Koperasi Ditangkap
OJK Minta Korban Dugaan Investasi Bodong di Purwokerto Segera Melapor
Dadan Hindayana Ditahan, Kejagung Usut Dugaan Penyimpangan MBG
OJK Perkuat BPR dan BPRS, Aset Tembus Rp236,69 Triliun dan Kredit UMKM Terus Tumbuh

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:40 WIB

OJK Keluarkan Sejumlah Relaksasi Aturan untuk Perkuat Industri Pembiayaan dan Fintech

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:59 WIB

OJK dan ILO Luncurkan Sistem ERP untuk Buka Akses Pembiayaan Peternak Sapi Perah

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:03 WIB

SheHacks 2026 Dorong Perempuan UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Bisnis

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:55 WIB

Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Telkom Pertahankan Jajaran Direksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:53 WIB

Satgas PASTI Bongkar Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Koperasi Ditangkap

Berita Terbaru