Transaksi Ramadan Diproyeksi Meningkat, BI Kepri Siapkan Rp2,9 Triliun Uang Kartal

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau resmi luncurkan Serambi 2026 dan mobil penukaran uang, Jumat (13/2/2026). Foto:Rega/matapedia

Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau resmi luncurkan Serambi 2026 dan mobil penukaran uang, Jumat (13/2/2026). Foto:Rega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM — Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau resmi menggelar Kick Off SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri) 2026 pada Jumat (13/2/2026).

Program ini menjadi strategi menjaga kelancaran transaksi sekaligus mengakselerasi perputaran ekonomi daerah selama musim belanja Ramadan dan Lebaran.

Kepala Perwakilan BI Kepri, Rony Widijarto P, membuka langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa momentum Ramadan tidak hanya sarat nilai budaya dan spiritual, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.

“BI Kepri menyiapkan uang tunai sebesar Rp2,9 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Nilai tersebut meningkat 38 persen dibanding realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp2,1 triliun,” ujar Rony pada wartawan usai pelepasan mobil penukaran uang keliling.

Baca juga:Bank Indonesia Luncurkan LPI 2025, Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 5,9 Persen pada 2027

Menurut Rony, peningkatan suplai uang kartal ini sejalan dengan kinerja ekonomi Kepulauan Riau yang tumbuh 6,94 persen sepanjang 2025, sekaligus memperkuat optimisme terhadap lonjakan aktivitas ekonomi pada periode Ramadan tahun ini.

Selain memastikan ketersediaan uang layak edar, BI Kepri mengoperasikan mobil layanan kas keliling mulai 13 Februari hingga 15 Maret 2026. Layanan penukaran menjangkau pusat perbelanjaan hingga rumah ibadah, sekaligus diperkuat kolaborasi dengan 15 perbankan.

“Masyarakat dapat mendaftar penukaran melalui situs resmi BI guna meningkatkan efisiensi layanan,” sebut Rony.

Rony menambahkan, Ramadan juga mendorong peningkatan aktivitas ekonomi syariah, mulai dari zakat, sedekah, hingga berbagai transaksi berbasis keuangan sosial. Lonjakan mobilitas keuangan tersebut secara historis selalu berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Momentum Ramadan dan Lebaran selalu meningkatkan transaksi masyarakat. Karena itu, kami optimistis perputaran ekonomi kembali menguat, didukung kesiapan uang kartal dan sistem pembayaran,” ujarnya.

Serambi diluncurkan Bank Indonesia Kepri pada Jumat (13/2/2026). Foto:Rega/matapedia

Sementara itu, Pjs Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Luki Zaiman Prawira, mengapresiasi sinergi pemerintah daerah dan BI dalam menjaga stabilitas transaksi menjelang Lebaran. Ia menilai kebutuhan uang baru masyarakat sangat tinggi, tidak hanya di pusat kota tetapi juga hingga wilayah kepulauan.

Menurutnya, distribusi uang layak edar harus merata agar masyarakat di pulau-pulau terpencil memperoleh akses layanan yang sama. Pemerintah daerah berharap program SERAMBI mampu memperkuat inklusi keuangan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi hingga pelosok.

Selain aspek distribusi uang tunai, SERAMBI 2026 juga mengedukasi masyarakat untuk mewaspadai peredaran uang palsu yang berpotensi meningkat saat transaksi melonjak.

Pemerintah dan BI mengimbau masyarakat menukar uang hanya melalui lembaga resmi, perbankan, maupun layanan digital yang telah disediakan.

Melalui program ini, BI tidak hanya memastikan ketersediaan uang layak edar, tetapi juga mendorong penggunaan sistem pembayaran aman dan efisien.

Langkah tersebut diharapkan menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat dalam bertransaksi selama Ramadan dan Idulfitri.

Baca juga:Dua Langkah BP Batam Atasi Krisis Air Baku, Pelebaran Waduk hingga Pembersihan Eceng Gondok

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

Berita Terkait

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026
Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM
Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam
Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional
STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
BP Batam Tawarkan Proyek Sampah Jadi Energi ke Perusahaan Jepang
OJK Dorong Pekerja Informal Mulai Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:42 WIB

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026

Selasa, 15 September 2026 - 15:47 WIB

Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM

Senin, 14 September 2026 - 19:50 WIB

Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional

Jumat, 11 September 2026 - 16:33 WIB

STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik

Berita Terbaru