MATAPEDIA6.com, BATAM — Kesiapan distribusi energi menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau setelah gangguan kelistrikan berdampak pada operasional di wilayah tersebut.
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, mengapresiasi langkah Pertamina Patra Niaga yang tetap menjaga penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan LPG kepada masyarakat.
Nyanyang menyampaikan apresiasi itu saat mengunjungi Integrated Terminal Batam, Rabu (21/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia bersama jajaran Pemprov Kepri meninjau kesiapan operasional terminal sekaligus memperkuat koordinasi dengan Pertamina untuk menjaga ketersediaan energi di Kepulauan Riau.
Nyanyang datang bersama Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kepri, M. Darwin, serta Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepri, Fansuri. Integrated Terminal Manager Batam, Wawan Prabawa, menyambut rombongan bersama tim operasional.
“Kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pertamina Patra Niaga yang tetap mampu menjaga penyaluran BBM dan LPG kepada konsumen ketika terjadi gangguan kelistrikan,” kata Nyanyang.
Menurut dia, kesiapan operasional dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan penyedia energi berperan penting dalam menjaga kebutuhan masyarakat. Ia berharap koordinasi tersebut terus berjalan agar pasokan energi tetap mendukung aktivitas ekonomi di Kepri.
Kunjungan itu juga menjadi kesempatan bagi Pemprov Kepri untuk melihat kesiapan fasilitas dan operasional Integrated Terminal Batam dalam mendukung penyaluran BBM dan LPG.
Baca juga:Polda Kepri Dampingi Seleksi BLK Batam, 291 Peserta Bersaing untuk 112 Kuota
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan Pertamina terus menjaga kesiapan stok dan keandalan operasional untuk mendukung kelancaran distribusi energi.
“Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran penyaluran energi kepada masyarakat,” ujar Fahrougi.
Ia menjelaskan, Pertamina juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mengawasi distribusi BBM dan LPG. Langkah ini bertujuan memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan dan menjangkau masyarakat yang berhak.
Selain menjaga ketersediaan pasokan, pengawasan juga menjadi perhatian untuk mengantisipasi penyalahgunaan distribusi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Melalui koordinasi tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dan Pemprov Kepri berharap distribusi BBM dan LPG tetap lancar, sekaligus mendukung kebutuhan energi masyarakat serta keberlangsungan kegiatan ekonomi di Kepulauan Riau.
Baca juga:Iman Sutiawan: Kritik Blackout Boleh, Jangan Sampai Jadi Provokasi yang Merugikan Batam
Editor:Zalfirega











