Warga Bengkong Aljabar Batam Kesal: Ingin Mandi dan Cuci Piring tapi Air Mati

Rabu, 1 Mei 2024 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga tengah melihatkan air bersih tidak mengalir, Rabu (1/5/2024). Foto:Ist

Warga tengah melihatkan air bersih tidak mengalir, Rabu (1/5/2024). Foto:Ist

MATAPEDIA6.com, BATAM– Warga Bengkong Aljabar, kota Batam, Kepulauan Riau mengeluhkan distribusi air bersih mati sejak dua hari belakangan.

Kekesalan ini diungkapkan langsung Agung warga Bengkong Aljabar. Pasalnya 2 hari tidak ada distribusi air mengalir yang membuat dia kesal atas layanan pengelolaan air bersih.

“Air mati sudah dua hari. Kami dibuat hancur tak mandi dan kebutuhan lainnya,” kesal Agung pada matapedia6, Rabu (1/5/2024).

Menurut dia, tidak ada pemberitahuan dari PT Air Batam Hulu Hilir (ABH) adanya distribusi air tidak lancar. Hal ini membuat warga makin kesal atas pelayanan diberikan.

“Tidak ada pemberitahuan dari ABH. Stok air habis, buat cuci piring dan dan kebutuhan lainnya. Ini hancur kami dibuatnya,” ujarnya.

“Pelayanan buruk membuat dirinya kesal sejak dikelola oleh ABH,” tambah dia.

Dia mengaku sejak beralih layanan air bersih dari ATB dan Moya hingga ABH tidak pernah lancar air mengalir di kawasan perumahan tersebut.

Padahal, lanjutnya, dia tidak pernah telat dalam pembayaran air, tapi pelayanannya tidak sesuai. Sebagai konsumen tentunya berharap air mengalir lancar.

“ABH ini harus diberikan sanksi sebagai konsumen kami dirugikan. Tidak becus tangani pelayanan air,” tegas dia.

Stok tampungan air sudah habis. Foto:Istimewa

Senada disampaikan Tiara, Warga lainnya mengaku suplai air tersendat sejak dua hari belakangan. Sempat mengalir pada malam hari namun kecil.

“Jadi terkadang untuk mencuci saja susah harus punya ember untuk ditampung dulu air,” sebut dia.

Mereka berharap pemerintah mengevaluasi layanan air bersih di Batam. Air bersih adalah kebutuhan mendasar masyarakat.

“Kita minta pemerintah menegur perusahaan mengelola air bersih untuk dapat meningkatkan kualitas layanan air bersih,” harap dia.

Terpisah, Humas PT Air Batam Hilir (ABH) Ginda Alamsyah menyebut ada perbaikan pipa relokasi di Ozon Bukit Senyum berdampak ke wilayah Bengkong.

“Saat ini team lagi berusaha maksimal untuk dapat cepat, memperbaiki pekerjaan tersebut,” singkat Ginda saat dikonfirmasi.

Cek berita artikel lainnya di Google News

 


Penulis:Rega|Editor:Redaksi


 

Berita Terkait

Polisi Tetapkan Ibu Tiri di Batam Jadi Tersangka Penganiayaan Bocah 9 Tahun
Ribuan Pelajar dan Guru Pawai Dukung Keberlanjutan Program MBG di Batam
Bus Pariwisata Bawa Rombongan Jemaat HKBP Tembesi Terbalik di Melur, Satu Meninggal
Rokok Ilegal Manchester Disebut Beredar Masif di Batam, DPRD Pertanyakan Pengawasan Bea Cukai
Dugaan Penganiayaan Anak di Batam, Korban Dirawat dan Terduga Pelaku Diperiksa Polisi
Polda Kepri Tangkap 4 Pengedar Narkoba, Sita 200 Gram Sabu dan 5 Kg Ganja di Batam
Relawan dan Pekerja Dapur MBG Batam Deklarasikan Dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis
OJK Kepri Dorong Warga Batam Lebih Bijak Berutang dan Waspada Penipuan Digital

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Polisi Tetapkan Ibu Tiri di Batam Jadi Tersangka Penganiayaan Bocah 9 Tahun

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:26 WIB

Ribuan Pelajar dan Guru Pawai Dukung Keberlanjutan Program MBG di Batam

Minggu, 21 Juni 2026 - 00:12 WIB

Bus Pariwisata Bawa Rombongan Jemaat HKBP Tembesi Terbalik di Melur, Satu Meninggal

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:55 WIB

Rokok Ilegal Manchester Disebut Beredar Masif di Batam, DPRD Pertanyakan Pengawasan Bea Cukai

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:34 WIB

Dugaan Penganiayaan Anak di Batam, Korban Dirawat dan Terduga Pelaku Diperiksa Polisi

Berita Terbaru