452 Casis Bintara Polri Polda Kepri Jalani Tes Psikologi Berbasis CAT, 20 Peserta Tersingkir

Rabu, 23 April 2025 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengawas saat mengecek kondisi komputer yang akan digunakan dalam Tes Psikologi berbasis Computer Assisted Test (CAT) di Universitas Putra Batam, Selasa (22/4/2025).Matapedia6.com/Dok Humas Polda

Pengawas saat mengecek kondisi komputer yang akan digunakan dalam Tes Psikologi berbasis Computer Assisted Test (CAT) di Universitas Putra Batam, Selasa (22/4/2025).Matapedia6.com/Dok Humas Polda

MATAPEDIA6.com, BATAM – Proses seleksi Calon Siswa (Casis) Bintara Polri di lingkungan Polda Kepulauan Riau terus berlangsung.

Sebanyak 452 peserta menjalani Tes Psikologi berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang digelar di Universitas Putra Batam, Selasa (22/4/2025).

Tes ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan rekrutmen yang Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).

Kepala Biro SDM Polda Kepri, Kombes Pol Taovik Ibnu Subarkah, menjelaskan bahwa ujian dibagi ke dalam dua sesi dan diikuti oleh seluruh peserta tanpa ada yang absen.

“Ini menunjukkan kedisiplinan dan semangat luar biasa dari para calon Bintara,” ujarnya.

Tes kali ini menguji empat aspek utama: Kepribadian, Kecerdasan, Kecermatan, dan Passhand. Keempatnya dirancang untuk mengukur kesiapan mental dan psikologis peserta, sebagai bekal dalam menjalankan tugas kepolisian secara profesional.

Yang menarik, penggunaan sistem CAT memungkinkan peserta melihat langsung hasil tes mereka sesaat setelah ujian selesai.

“Dengan sistem ini, tidak ada ruang untuk manipulasi. Semua transparan dan real time,” tegas Taovik.

Untuk memastikan integritas seleksi, Polda Kepri menerapkan pengawasan ketat dari berbagai unsur. Selain dari internal seperti Itwasda dan Bidpropam, pengawasan juga dilakukan oleh pihak eksternal yakni Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) dan LSM IKA ADONARA Kota Batam.

“Proses ini kami pastikan berlangsung objektif dan bebas intervensi. Kami ingin masyarakat tahu bahwa kami serius menjaga kepercayaan publik,” lanjutnya.

Dari hasil tes, 432 peserta dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) dan melaju ke tahap berikutnya, sementara 20 peserta dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena tidak mencapai standar psikologis yang telah ditentukan.

“Setiap keputusan murni berdasarkan hasil yang objektif dan sistematis. Hanya yang benar-benar siap secara mental yang bisa melanjutkan,” kata Taovik.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengawal proses seleksi ini.

“Inilah bagian dari reformasi Polri. Kami ingin membangun institusi yang modern, profesional, dan mendapat kepercayaan tinggi dari masyarakat,” kata Taovik.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru