Perkuat Kolaborasi Akademik, Kapolda Kepri Terima Kunjungan Mahasiswa Doktoral UNP

Jumat, 16 Mei 2025 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

erkuat sinergi antara dunia akademik dan institusi kepolisian, Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin menerima kunjungan akademik dari mahasiswa Program Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP) di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polda Kepri, Kamis (15/5/2025) Matapedia6.com/Dok Humas Polda

erkuat sinergi antara dunia akademik dan institusi kepolisian, Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin menerima kunjungan akademik dari mahasiswa Program Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP) di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polda Kepri, Kamis (15/5/2025) Matapedia6.com/Dok Humas Polda

MATAPEDIA6.com, BATAM – Untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan institusi kepolisian, Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin menerima kunjungan akademik dari mahasiswa Program Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP), Kamis (15/5/2025), di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polda Kepri.

Rombongan mahasiswa doktoral UNP itu turut didampingi dosen pascasarjana UNP dan disambut langsung oleh Kapolda.

Kunjungan ini bertujuan membangun jembatan kolaboratif antara teori akademik dan praktik di lapangan, terutama dalam menghadapi tantangan lingkungan dan sosial di wilayah Kepulauan Riau.

Kapolda Kepri dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas sosial dan kelestarian lingkungan.

Asep berharap kehadiran mahasiswa doktoral dapat memberi perspektif baru yang konstruktif bagi institusi kepolisian.

“Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menjembatani ilmu dan praktik. Kolaborasi seperti ini dapat memperkuat upaya kita dalam merespons isu-isu lingkungan dan sosial yang semakin kompleks,” ujar Asep Safrudin.

Ia juga mendorong para mahasiswa untuk aktif turun ke lapangan dalam rangka melakukan riset dengan pendekatan objektif dan kritis.

Menurutnya, keterlibatan langsung di masyarakat tak hanya mengasah kemampuan analitis, tetapi juga menumbuhkan empati dan relevansi ilmiah.

Sementara itu, Prof. Dr. Indang Dewata, selaku perwakilan UNP, memperkenalkan Program Doktor Ilmu Lingkungan sebagai program pendidikan tinggi yang fleksibel dan inovatif.

Program ini mengintegrasikan pendekatan interdisipliner guna menjawab tantangan lingkungan secara berkelanjutan.

“Kami ingin mencetak lulusan yang tak hanya andal secara akademik, tapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam pengelolaan lingkungan di berbagai tingkatan,” ungkap Prof. Indang.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara UNP dan Polda Kepri dalam mewujudkan solusi ilmiah dan praktis untuk masa depan lingkungan yang lebih baik.

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru