Dukung Pemberantasan Narkoba di Kepri, Senator Dwi Ajeng Sekar Hadiri Pemusnahan 2 Ton Sabu Bersama Kepala BNN dan Menkopolhukam

Kamis, 12 Juni 2025 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Komite IV asal Daerah Pemilihan Provinsi Kepulauan Riau, Dwi Ajeng Sekar Respaty, hadiri kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 2 ton dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di Alun-Alun Engku Putri, Kota Batam, Kamis (12/6/2025. Matapedia6.com/Dok DPRD RI

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Komite IV asal Daerah Pemilihan Provinsi Kepulauan Riau, Dwi Ajeng Sekar Respaty, hadiri kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 2 ton dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di Alun-Alun Engku Putri, Kota Batam, Kamis (12/6/2025. Matapedia6.com/Dok DPRD RI

MATAPEDIA6.com, BATAM – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Komite IV asal Daerah Pemilihan Provinsi Kepulauan Riau, Dwi Ajeng Sekar Respaty, hadiri kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 2 ton dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di Alun-Alun Engku Putri, Kota Batam, Kamis (12/6/2025.

Acara tersebut merupakan bagian dari agenda Deklarasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sekaligus upaya simbolik yang menunjukkan keseriusan BNN dalam menindak tegas jaringan peredaran narkotika di wilayah perbatasan, khususnya Kepri sebagai gerbang lintas negara.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat tinggi negara, seperti Kepala BNN RI Komjen. Pol. Marthinus Hukom, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Menkopolhukam RI), Budi Gunawan, serta Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali, dan juga Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi yang secara langsung menyaksikan proses pemusnahan barang bukti narkoba tersebut.

Dwi Ajeng Sekar, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap langkah strategis BNN dan seluruh aparat penegak hukum yang telah bersinergi dalam pengungkapan kasus besar ini.

Dwi Ajeng menyebut Kepri sebagai wilayah kepulauan rawan dijadikan jalur penyelundupan narkotika oleh jaringan internasional.

“Saya mengapresiasi kinerja luar biasa dari BNN bersama unsur TNI AL, Bea Cukai, Polri, serta aparat penegak hukum lainnya. Ini bukan hanya pemusnahan barang bukti, tetapi juga simbol perlawanan negara terhadap ancaman narkotika yang merusak generasi,” ujar Dwi Ajeng Sekar.

Senator muda ini juga menekankan upaya pemberantasan narkotika tidak bisa dilakukan secara parsial.

Menurutnya, diperlukan pendekatan struktural dan kultural yang menyentuh akar permasalahan, termasuk penguatan regulasi, edukasi masyarakat, dan pengawasan di titik-titik rawan peredaran narkoba.

Dwi Ajeng juga mendorong pemerintah untuk mengoptimalkan strategi pencegahan berbasis masyarakat, termasuk capacity building bagi generasi muda, seperti pelatihan digitalisasi, pendidikan bahaya narkoba, penguatan ketahanan keluarga, dan pendampingan komunitas rawan.

“Kita perlu mendorong program pencegahan yang holistik. Tidak hanya menindak, tetapi juga membina dan mengedukasi masyarakat sejak usia dini tentang bahaya narkoba. Pemerintah daerah, sekolah, tokoh masyarakat, dan dunia usaha harus bersatu,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala BNNP Kepri, Hanny Hidayat, dalam keterangannya menegaskan keberhasilan pengungkapan 2 ton sabu ini merupakan hasil kerja sama intelijen dan operasi lintas sektor yang patut diapresiasi.

Hanny juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas kelembagaan untuk terus memperkuat pengawasan wilayah perairan dan pelabuhan yang kerap dijadikan titik masuk narkotika.

Dari pantauan di lapangan, ribuan masyarakat dan pelajar turut hadir menyaksikan pemusnahan narkoba tersebut, sebagai bagian dari kampanye besar nasional membangun kesadaran publik terhadap bahaya narkoba.

Di akhir kegiatan, Dwi Ajeng menyampaikan pihaknya akan terus menyuarakan dukungan kepada BNN dan aparat penegak hukum di pusat, serta menyerap aspirasi dari daerah untuk mendorong kebijakan dan anggaran yang lebih berpihak pada penguatan P4GN di daerah-daerah strategis seperti Kepulauan Riau.

Penulis : Luci

Editor : Zalfirega

Berita Terkait

Andi Morena Laporkan Akun Medsos ke Poisi, Catut Nama dalam Kasus Pengungkapan Narkotika BNN di Batuampar
Sidang Perdana Kematian Bripda Natanael, Teriakan ‘Hukum Mati’ Menggema di PN Batam
Kepala Sekolah SMA Taruna Kepri Ditangkap Polisi, Diduga Gelapkan Uang Sekolah
Polisi Ungkap Kronologi Kasus Viral Homestay Bengkong, Tujuh Tersangka Pengeroyokan dan Satu Tersangka Penganiayaan
Rayap Besi Putus Kabel Tower, Jaringan Indosat Sempat Terganggu, Polsek Sagulung Tangkap Terduga Pelaku
Polisi Ungkap Pembacokan di Parkiran Hotel Kundur, Pelaku Dibekuk Saat Tidur di Kos
Empat Tersangka Kasus Tewasnya Bripda Natanael Resmi Dilimpahkan ke Kejari Batam, Jaksa Siapkan Dakwaan
Polsek Nongsa Ungkap Curanmor di Kabil, Tiga Terduga Pelaku dan Motor Curian Diamankan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Andi Morena Laporkan Akun Medsos ke Poisi, Catut Nama dalam Kasus Pengungkapan Narkotika BNN di Batuampar

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:29 WIB

Sidang Perdana Kematian Bripda Natanael, Teriakan ‘Hukum Mati’ Menggema di PN Batam

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:39 WIB

Kepala Sekolah SMA Taruna Kepri Ditangkap Polisi, Diduga Gelapkan Uang Sekolah

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:08 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Kasus Viral Homestay Bengkong, Tujuh Tersangka Pengeroyokan dan Satu Tersangka Penganiayaan

Senin, 20 Juli 2026 - 14:10 WIB

Rayap Besi Putus Kabel Tower, Jaringan Indosat Sempat Terganggu, Polsek Sagulung Tangkap Terduga Pelaku

Berita Terbaru