Tri dan 1.000 Guru Foundation Buka Akses Digital di Pelosok, Dukung Masa Depan Pendidikan Indonesia

Minggu, 27 Juli 2025 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tri bersama ribuan guru dukung akses pendidikan digital. Foto:Istimewa

Tri bersama ribuan guru dukung akses pendidikan digital. Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri melanjutkan komitmennya mendukung masa depan digital Indonesia yang inklusif. Lewat kampanye #MudahnyaKebaikan yang berlangsung selama Ramadan 2025, Tri mengajak pelanggan berdonasi kuota untuk memperluas akses internet bagi pelajar di daerah terpencil.

Program ini berhasil mengumpulkan 375 TB kuota dari kontribusi pelanggan. Kuota tersebut dikonversi menjadi 1.000 router internet yang disalurkan ke lebih dari 400 sekolah pelosok melalui kolaborasi dengan 1.000 Guru Foundation, organisasi sosial yang memadukan kegiatan traveling dan pengajaran di daerah tertinggal.

Tri melihat kesenjangan digital sebagai tantangan besar. Saat ini, 70% pengguna internet berada di perkotaan, sedangkan hanya 30% berasal dari pelosok. Dengan menyediakan akses digital yang terjangkau dan merata, Tri berupaya menjembatani ketimpangan ini.

“Akses digital adalah fondasi kemajuan. Lewat program ini, Tri ingin memastikan internet membawa manfaat nyata bagi generasi muda di pelosok. Kontribusi pelanggan dan kolaborasi bersama 1.000 Guru Foundation membuat inisiatif ini tak hanya menghadirkan koneksi, tapi juga membuka peluang digital berkelanjutan. Dengan produk Tri yang hemat dan sinyal cepat, kami ingin internet menjadi bekal untuk masa depan yang lebih baik,” ungkap Vivek Mehendiratta, Chief Marketing Officer Indosat Ooredoo Hutchison dalam keterangannya, Minggu (27/7/2025).

Founder 1.000 Guru Foundation, Jemi Ngadiono, menambahkan, “Kami bangga bisa bekerja sama dengan Tri menghadirkan akses pendidikan yang lebih setara. Dukungan pelanggan Tri terbukti membawa dampak nyata bagi anak-anak di daerah terpencil.”

Baca juga: Indosat Ooredoo Hutchison Resmikan AI Experience Center di Jayapura, Dorong Pemanfaatan AI di Indonesia Timur

Sebagai brand yang dekat dengan generasi muda, Tri menawarkan paket isi ulang Happy mulai Rp5.000 dengan harga hemat dan sinyal cepat untuk menunjang aktivitas digital sehari-hari.

Tri berkomitmen mendorong kolaborasi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat. Melalui Sedekah Kuota, Tri membuktikan bahwa kontribusi kecil banyak orang dapat menciptakan perubahan besar — membuka peluang, memperluas akses, dan mendukung masa depan pendidikan Indonesia yang lebih cerah.

Baca juga:Indosat Lancar dan Andal di BBC Sei Pelunggut, Ramadan Puas Puluhan Tahun Pakai

Berita Terkait

OJK Satukan Industri Keuangan Syariah, Cetak Biru Baru Diluncurkan di Makassar
Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa
Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi
OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030
Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026
Satgas PASTI Tindak 330 Aktivitas Keuangan Ilegal, 11 Pergadaian Ditutup
TelkomGroup Siapkan 4 Teknologi Digital, dari AI hingga Marketplace UMKM
OJK Jatuhkan Denda Rp2,52 Triliun kepada Pelanggar Pasar Modal, DSSA-BREN-CUAN Didenda Rp2,1 Triliun
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:54 WIB

OJK Satukan Industri Keuangan Syariah, Cetak Biru Baru Diluncurkan di Makassar

Minggu, 1 November 2026 - 11:06 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026

Berita Terbaru