Operasi Patuh Seligi 2025 Resmi Ditutup, Pelanggaran Lalu Lintas di Kepri Turun Drastis

Senin, 28 Juli 2025 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Pol. Andhika Bayu Adhittama, saat memberikan komentar hasil penindakan selama operasi patuh Seligi 2025 di Kepri, Senin (28/7/2025). Matapedia6.com/Dok Humas Polda

Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Pol. Andhika Bayu Adhittama, saat memberikan komentar hasil penindakan selama operasi patuh Seligi 2025 di Kepri, Senin (28/7/2025). Matapedia6.com/Dok Humas Polda

MATAPEDIA6.com, BATAM – Operasi Patuh Seligi 2025 yang digelar serentak di seluruh wilayah hukum Polda Kepulauan Riau selama 14 hari, resmi ditutup pada Minggu (27/7/2025).

Dalam operasi yang berlangsung sejak 14 Juli ini, aparat Ditlantas Polda Kepri menindak sebanyak 3.064 pelanggar lalu lintas, mengalami penurunan signifikan sebesar 38 persen dibandingkan tahun 2024.

Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Pol. Andhika Bayu Adhittama, menyampaikan capaian Operasi Patuh tahun ini menunjukkan tren positif, baik dari segi edukasi masyarakat maupun penegakan hukum.

“Operasi tahun ini tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif. Kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas terus meningkat,” ujar Kombes Andhika dalam keterangannya, Senin (28/7/2025).

Adapun capaian operasi patuh seligi 2025

Edukasi Meningkat Tajam

Kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat (binluh) naik 176%, dari 70 kegiatan (2024) menjadi 193 kegiatan (2025), menjangkau 628 pengguna jalan.

Penyuluhan melalui media (penluh) meningkat dari 1.573 menjadi 1.978 kali (naik 26%).

Media sosialisasi seperti spanduk dan leaflet juga mengalami kenaikan dari 2.908 menjadi 3.834 kali (naik 32%).

Baca juga: Razia Cipta Kondisi Satlantas Polresta Barelang Amankan 35 Motor Knalpot Brong

Pencegahan (Preventif) Tetap Maksimal

Meski jumlah kegiatan preventif turun dari 6.628 menjadi 4.474 kegiatan, namun jumlah pengguna jalan yang diedukasi meningkat menjadi 7.842 orang.

Penindakan (Represif) Menurun

Jumlah pelanggaran yang ditindak turun dari 4.935 menjadi 3.064 kasus.

Pelanggaran oleh sepeda motor (R2): turun 33%, dari 2.828 menjadi 1.904 kasus.

Pelanggaran oleh mobil pribadi/angkutan (R4): turun 7%, dari 765 menjadi 714 kasus.

Kecelakaan Lalu Lintas Turun Drastis

Aspek paling menggembirakan dari operasi ini adalah turunnya angka kecelakaan lalu lintas:

Jumlah kejadian: dari 23 kasus (2024) menjadi 9 kasus (2025).
Korban luka ringan: turun dari 25 menjadi 6 orang.
Korban luka berat: dari 9 menjadi 5 orang.
Tidak ada korban meninggal dunia dalam dua tahun terakhir operasi.
Kerugian materi juga menurun drastis, dari Rp19,3 juta menjadi Rp4,65 juta.

Andhika Bayu Adhittama mengapresiasi dukungan masyarakat yang turut berpartisipasi aktif dalam menciptakan keamanan dan ketertiban lalu lintas selama operasi berlangsung.

“Ini bukti bahwa sinergi antara masyarakat dan kepolisian bisa memberikan hasil yang nyata. Penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan tidak akan terjadi tanpa peran aktif masyarakat,” jelasnya.

Meski operasi telah berakhir, Ditlantas Polda Kepri menegaskan akan terus melanjutkan edukasi dan penegakan hukum secara humanis.

Baca juga: Razia Diperketat, Rutan Batam Musnahkan Barang Terlarang Hasil Penggeledahan

“Keselamatan berlalu lintas adalah kebutuhan bersama, bukan hanya saat operasi, tapi setiap hari. Kami akan terus hadir untuk mewujudkan budaya tertib berlalu lintas di Kepulauan Riau,” pungkas Dirlantas.

Polda Kepri mengajak masyarakat untuk menjadikan keselamatan di jalan raya sebagai budaya hidup, demi mewujudkan Kepulauan Riau yang aman, tertib, dan selamat bagi semua pengguna jalan.

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi
Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap
Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:32 WIB

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi

Jumat, 18 September 2026 - 18:26 WIB

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Berita Terbaru