Rutan Batam Genjot Pembinaan Ramadan, WBP Didorong Tadarus hingga One Day One Juz

Minggu, 22 Februari 2026 - 04:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Karutan Batam saat berikan penghargaan. Foto:Istimewa

Karutan Batam saat berikan penghargaan. Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM-Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam, memaksimalkan momentum Ramadan dengan menggulirkan pembinaan keagamaan khusus bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, menegaskan pihaknya tidak sekadar menjalankan rutinitas ibadah, tetapi mendorong peningkatan kualitas spiritual para WBP.

“Kami gelar shalat tarawih berjamaah, tadarus Al Quran, doa dan zikir bersama menjelang berbuka. Ada juga lomba hafalan serta program one day one juz untuk memacu semangat mereka,” ujar Fajar di Batam baru baru ini pada wartawan.

Tak hanya itu, Rutan Batam juga membuka layanan penitipan makanan khusus selama Ramadhan. Keluarga dapat mengirimkan takjil atau menu favorit untuk mengobati rindu suasana rumah.

Petugas menjadwalkan layanan tersebut setiap Senin hingga Jumat, pukul 15.30–17.30 WIB, dengan pengawasan ketat demi menjaga keamanan.

Baca juga:Pengesahan Ranperda Adminduk Tertahan di Provinsi, DPRD Batam Setel Ulang Target Maret 2026

Fajar menjelaskan, aktivitas harian WBP tetap berjalan seperti biasa. Namun, pihaknya menambah porsi pembinaan keagamaan pada malam hari dan menjelang berbuka.

Untuk memperkuat materi, Rutan Batam menggandeng Kementerian Agama melalui perkumpulan mubaligh Kota Batam. Para mubaligh memberikan pembelajaran fiqih, tajwid, hingga hafalan Al Quran.

“Kami ingin pembinaan ini membekali mereka, bukan hanya selama Ramadhan, tetapi juga saat kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Saat ini Rutan Batam menampung 1.034 WBP, terdiri atas 564 narapidana dan 470 tahanan. Dari jumlah tersebut, 84,9 persen beragama Islam dan 15,1 persen non-Muslim.

Keterbatasan daya tampung masjid membuat petugas menerapkan sistem bergiliran untuk shalat tarawih. Rutan menyusun jadwal agar seluruh WBP tetap bisa beribadah dengan tertib dan aman.

Tadarus Al Quran pun diseleksi. Petugas hanya mengikutsertakan 10 WBP yang telah lancar membaca Al Quran dan memenuhi syarat administrasi, termasuk lolos sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).

Ramadan kali ini tak hanya menghadirkan suasana religius di balik jeruji, tetapi juga menjadi ruang pembinaan serius untuk membentuk pribadi yang lebih siap kembali ke masyarakat.

Baca juga:Empat Hari Pencarian, Korban Lompat dari Jembatan 3 Barelang Ditemukan Tewas

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

Berita Terkait

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Berita Terbaru