Urai Kemacetan di Fly Over Sei Ladi, BP Batam Gelontorkan Rp137 Miliar untuk Pelebaran Jalan

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelayaran jalan dari Fly over Sei Ladi hingga simpang laluan Madani mulai dikerjakan, jalan tersebut nantinya akan menjadi tiga lajur sisi kiri dan kanan jalan, Rabu (11/3/2026). Matapedia6.com/Luci

Pelayaran jalan dari Fly over Sei Ladi hingga simpang laluan Madani mulai dikerjakan, jalan tersebut nantinya akan menjadi tiga lajur sisi kiri dan kanan jalan, Rabu (11/3/2026). Matapedia6.com/Luci

66 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengalokasikan anggaran sebesar Rp137 miliar untuk proyek pelebaran Jalan Sei Ladi untuk mengurai kemacetan di kawasan Fly Over Sei Ladi menuju Simpang Madani, terutama pada jam sibuk pagi hari.

Proyek pelebaran jalan ini berada di bawah pengawasan BP Batam dan telah dimulai sejak 30 Desember 2025, sesuai dengan kontrak kerja yang telah ditetapkan.

Ruas Jalan Sei Ladi yang akan diperlebar memiliki panjang sekitar 1,3 kilometer. Nantinya, jalan tersebut akan dikembangkan menjadi enam lajur dua arah, dengan konfigurasi tiga lajur di masing-masing sisi.

Pengerjaan proyek dilakukan oleh PT Waskita Karya Infrastruktur sebagai kontraktor pelaksana. Sementara itu, pengawasan proyek dilakukan oleh konsultan PT Secon Dwitunggal Putra KSO bersama CV Multi Rekajasa.

Kepala Biro Umum BP Batam, M. Taofan, melalui Kepala Bagian Protokol dan Humas BP Batam, Afthar Falahzis, mengatakan proyek ini ditargetkan selesai dalam waktu 390 hari kalender.

Baca juga: Safari Ramadan BP Batam Jadi Ruang Serap Aspirasi Warga

Menurut Afthar, pelebaran jalan tersebut diharapkan mampu mengatasi kepadatan kendaraan yang selama ini sering terjadi di kawasan tersebut, khususnya dari arah Sekupang menuju Simpang Madani.

“Jalan ini akan dikembangkan menjadi enam lajur dua arah dengan tiga lajur di masing-masing sisi. Diharapkan pelebaran ini dapat mengurai kemacetan yang kerap terjadi setiap pagi dari arah Sekupang menuju Simpang Madani,” ujar Afthar.

Pelebaran jalan Sei Ladi mendapat sambutan positif dari masyarakat, terutama para pengguna jalan yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.

Basthian, warga Batuaji yang rutin melintas di Jalan Sei Ladi, mengatakan kemacetan di kawasan itu sudah lama menjadi keluhan pengendara, terutama pada pagi hari.

Menurutnya, kepadatan lalu lintas terjadi karena pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah, termasuk dari kawasan Baloi yang menuju Simpang Laluan Madani.

Selain itu, keberadaan sekolah di sekitar Fly Over Sei Ladi, yakni Sekolah Kartini, juga turut menambah kepadatan lalu lintas saat jam masuk sekolah.

Baca juga: Bidik Lonjakan PMA, BP Batam Perkuat Kantor Perwakilan di Singapura

“Kalau pagi hari, orang tua yang mengantar anak ke sekolah membuat Jalan Sei Ladi macet total,” katanya.

Ia menjelaskan, kemacetan juga dipicu oleh ketidakseimbangan jumlah lajur kendaraan yang masuk dan keluar dari kawasan tersebut.

“Dari arah Sekupang ada sekitar lima lajur kendaraan yang masuk, ditambah dua lajur dari arah Baloi. Jadi total ada tujuh lajur kendaraan masuk, tapi jalan keluarnya hanya dua lajur. Itu yang membuat Jalan Sei Ladi selalu macet,” jelasnya.

Basthian berharap proyek pelebaran jalan tersebut dapat menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan itu.

“Memang titik macetnya tidak terlalu panjang, hanya dari Fly Over Sei Ladi sampai Laluan Madani. Tapi kalau sudah padat, bisa memakan waktu sampai 20 menit,” kata Basthian.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar
Produksi Terhenti, Gaji Belum Cair: Nasib Ribuan Pekerja PT Ghim Li di Ujung Ketidakpastian dan Geruduk DPRD Batam

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Minggu, 13 September 2026 - 12:33 WIB

PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terbaru