Trafik Data Melonjak 20 Persen, Indosat Buktikan Jaringan Tangguh Layani Jutaan Pemudik

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaringan data Indosat. Foto:Istimewa

Jaringan data Indosat. Foto:Istimewa

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, JAKARTA— Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menguji ketangguhan jaringannya di puncak arus mudik Lebaran 2026—dan hasilnya mencolok. Trafik data melonjak lebih dari 20% dibanding tahun lalu, didorong mobilitas jutaan pelanggan di seluruh Indonesia.

Lonjakan ini sejalan dengan proyeksi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang memperkirakan kenaikan trafik nasional hingga 40% selama Ramadan dan Idulfitri. Indosat bahkan mencatat performa lebih agresif di sejumlah jalur padat, terutama dari Jakarta menuju Jawa Barat dengan kenaikan lebih dari 22% dan Jawa Tengah menembus 37%.

Tak sekadar menahan beban, Indosat juga meningkatkan kualitas layanan. Perusahaan berhasil menekan downtime hingga 20% selama periode Lebaran, memastikan konektivitas tetap stabil di tengah lonjakan ekstrem.

Di lapangan, Indosat mengawal jaringan di 77 jalur mudik yang mencakup 36 ruas tol, 31 jalur non-tol, dan 10 jalur kereta api sepanjang sekitar 8.121 kilometer. Penguatan juga difokuskan pada 797 titik strategis, mulai dari rest area, stasiun, hingga destinasi wisata.

Sebanyak lebih dari 2.500 engineer siaga penuh 24 jam di 46 kantor cabang dan 16 posko nasional. Mereka memastikan jaringan tetap optimal saat jutaan pemudik bergerak bersamaan di berbagai titik krusial.

Director and Chief Technology Officer Indosat, Desmond Cheung, menegaskan bahwa periode mudik menjadi ujian nyata ketahanan jaringan.

“Kami menjawab kepercayaan jutaan pelanggan dengan menjaga kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).

Menariknya, data Indosat menunjukkan pola konsumsi digital yang semakin intens. Layanan pesan instan, media sosial, dan video streaming mendominasi trafik, dengan WhatsApp, YouTube, dan TikTok menjadi aplikasi paling banyak diakses selama perjalanan mudik.

Baca juga:Siswi SD di Batam Bawa Motor Warga Mansang, Polisi: Sudah Berdamai

AI Jadi Senjata Utama

Indosat tak lagi sekadar bereaksi terhadap lonjakan trafik. Perusahaan mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membaca pergerakan jaringan secara real-time, memprediksi kepadatan, dan mengatur kapasitas sebelum gangguan terjadi.

Sistem AI mampu mengidentifikasi potensi lonjakan hingga 60% lebih cepat. Dengan pendekatan ini, jaringan 4G tetap menjadi fondasi stabil, sementara 5G digunakan untuk meredam lonjakan di titik-titik kritis.

Optimalisasi dilakukan di 77 titik strategis, terutama di jalur mudik, rest area, stasiun, dan kawasan wisata—lokasi dengan konsentrasi pengguna tertinggi selama Lebaran.

Dari sisi infrastruktur, Indosat memperkuat jaringan melalui peningkatan kapasitas di lebih dari 7.000 site dan pembangunan lebih dari 1.600 site baru sejak April 2025. Selain itu, lebih dari 75 Mobile BTS (MBTS) turut disiagakan untuk memperkuat sinyal di jalur padat.

Kini, Indosat mengoperasikan sekitar 55.000 site aktif di lebih dari 420 kabupaten/kota, melayani kebutuhan komunikasi jutaan pelanggan tanpa jeda.

“Bagi kami, ini bukan sekadar angka, tetapi tentang kepercayaan pelanggan di momen penting. Kami terus memperkuat jaringan sebagai bagian dari transformasi menjadi AI-TechCo,” tutup Desmond.

Lampung Jadi Titik Lonjakan Baru

Di wilayah Sumatra, Lampung muncul sebagai salah satu titik lonjakan trafik paling signifikan. Indosat mencatat kenaikan tertinggi di Lampung Timur sebesar 52%, disusul Lampung Tengah 42% dan Lampung Selatan 32%.

Tingginya trafik mencerminkan meningkatnya aktivitas digital masyarakat selama mudik dan Idulfitri, seiring mobilitas yang kian masif.

Untuk menjaga kualitas layanan, Indosat juga membuka posko mudik di berbagai titik strategis di Sumatra. Posko ini memperkuat dukungan teknis sekaligus memastikan pelanggan tetap menikmati konektivitas stabil sepanjang perjalanan Lebaran.

Kinerja ini menegaskan satu hal: di tengah tekanan trafik ekstrem, jaringan Indosat tetap berdiri kokoh—mewujudkan komitmen #LebihBaikIndosat yang benar-benar terasa di lapangan.

Baca juga:Pasokan Energi Aman Pasca Idulfitri, Pertamina Sumbagut Jaga BBM untuk Transportasi, Listrik dan Industri 

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

OJK Cabut Izin Usaha BPR Ceper Permata Artha, LPS Siapkan Proses Likuidasi
BI: Batam Jadi Motor Utama, Ekonomi Kepri Tumbuh 7,04 Persen pada Awal 2026
BP Batam Gandeng UMRAH, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Investasi serta Pembangunan Wilayah
Batam Catat Investasi Rp44 Triliun pada 2025, Amsakar: Kepercayaan Investor Terus Meningkat
OJK Sita 41 Aset dalam Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan Syariah BPRS GP
PNBP BP Batam Tembus Rp899 Miliar, Amsakar Fokus Percepat Infrastruktur
Bank Indonesia Naikkan BI-Rate ke 5,75 Persen untuk Jaga Rupiah dan Kendalikan Inflasi
Telkom Perkuat Transformasi Bisnis dan ESG Lewat Sustainability Report 2025
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:20 WIB

OJK Cabut Izin Usaha BPR Ceper Permata Artha, LPS Siapkan Proses Likuidasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:28 WIB

BI: Batam Jadi Motor Utama, Ekonomi Kepri Tumbuh 7,04 Persen pada Awal 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:37 WIB

BP Batam Gandeng UMRAH, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Investasi serta Pembangunan Wilayah

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:58 WIB

Batam Catat Investasi Rp44 Triliun pada 2025, Amsakar: Kepercayaan Investor Terus Meningkat

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:20 WIB

OJK Sita 41 Aset dalam Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan Syariah BPRS GP

Berita Terbaru

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait. Foto:istimewa

News

BP Batam Tangani Kasus Medis Langka

Minggu, 28 Jun 2026 - 20:24 WIB