Pertamina Sumbagut Genjot Ulos Samosir Tembus Pasar, 70 Penenun Diberdayakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mempercepat geliat ekonomi kreatif berbasis budaya di Samosir. Foto:Istimewa

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mempercepat geliat ekonomi kreatif berbasis budaya di Samosir. Foto:Istimewa

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, SAMOSIR – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mempercepat geliat ekonomi kreatif berbasis budaya di Samosir dengan mendorong Sakkamadeha Gallery and Workshop mengangkat kain ulos ke pasar yang lebih luas. Lewat pembinaan berkelanjutan, usaha ini tumbuh menjadi motor ekonomi lokal sekaligus menjaga warisan budaya Batak tetap hidup.

Sakkamadeha yang berdiri di Desa Lumban Suhi Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, menjadikan ulos bukan sekadar kain tradisional, tetapi produk bernilai ekonomi tinggi.

Di tangan Stella Florensia Hutajulu, galeri ini menjelma ruang produksi sekaligus simbol “Pohon Kehidupan”—makna dari nama Sakkamadeha—yang menumbuhkan harapan bagi para penenun lokal.

Sejak bergabung sebagai mitra binaan pada 2020, Sakkamadeha terus berkembang pesat. Kini, sekitar 70 penenun aktif terlibat, mulai dari ibu rumah tangga, generasi muda, hingga perajin dari luar daerah. Mereka memproduksi ulos dengan kualitas yang mampu bersaing di pasar modern.

Baca juga:Ansar Ahmad Resmikan Revitalisasi SMA/SMK di SMKN 11 Batam, Genjot Lulusan Siap Kerja

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong UMKM berbasis kearifan lokal agar naik kelas.

“Melalui rumah produksi di Samosir, Sakkamadeha memberdayakan puluhan penenun lokal untuk menghasilkan produk berkualitas dengan nilai ekonomi berkelanjutan. Ini sejalan dengan komitmen Pertamina memajukan UMKM berbasis budaya,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).

Sakkamadeha tak berhenti pada produksi kain tradisional. Mereka mengolah ulos menjadi berbagai produk siap pakai seperti pakaian kasual, kemeja, hingga aksesori. Strategi ini membuka peluang pasar baru, terutama dari kalangan anak muda yang menginginkan produk etnik dengan sentuhan modern.

“Ulos kami olah jadi pakaian kasual agar lebih fleksibel dipakai sehari-hari. Ini cara kami mendekatkan budaya ke generasi muda,” kata Stella.

Saat ini, Sakkamadeha mengoperasikan tiga lini usaha: sentra produksi tenun, galeri penjualan, dan rumah jahit. Harga produk bervariasi, dari kain ulos Rp300 ribu hingga Rp2 juta, sementara produk jadi seperti kaos dibanderol mulai Rp50 ribu dan kemeja hingga Rp500 ribu.

Untuk memperluas jangkauan pasar, mereka mengandalkan promosi organik dan aktif di media sosial. Siaran langsung rutin di Instagram dan Facebook menjadi strategi efektif menjangkau konsumen baru.

Dukungan Pertamina juga membuka akses panggung nasional. Sakkamadeha rutin tampil dalam berbagai event besar, termasuk ajang internasional F1 Powerboat (F1H2O) di Danau Toba. Momentum ini memperkuat eksposur produk ulos ke pasar yang lebih luas.

Stella mengakui, dukungan tersebut menjadi kunci keberlanjutan usahanya.

“Kami berterima kasih atas dukungan Pertamina. Harapannya, produk ulos dari Samosir bisa semakin dikenal, tidak hanya di Sumatera Utara, tetapi juga menembus pasar global,” ujarnya.

Melalui pembinaan UMKM seperti Sakkamadeha, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mendorong ekonomi kreatif berbasis budaya sekaligus memperkuat kontribusi terhadap target SDGs poin 8—pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Baca juga:Kejari Batam Hentikan 3 Perkara Lewat Restorative Justice, 1 Kasus Disetop Demi Kepentingan Umum

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

650 Pengungsi Sinabung Kembali ke Rumah, Pertamina Salurkan Bantuan
Pertamina Masak 750 Porsi di Medan, Makanan Dibagikan ke Warga dan Panti Asuhan
Abu Vulkanik Sinabung Mengarah ke Berastagi, Pertamina Bagikan 5.695 Masker
Pertamina Sumbagut Salurkan Masker N95 dan Oksigen untuk Tim Pemadam Karhutla Pelalawan
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Latih Petambak Udang Lhokseumawe Olah Limbah Buah Jadi Probiotik MOL
Diskon BBM Rp450/Liter dari Pertamina di Hari Kemerdekaan: Begini Cara Dapetinnya!
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Raih 4 Penghargaan Menteri Kependudukan untuk Program Kesejahteraan Keluarga
Rayakan HUT ke-81 RI, Pertamina Gelar Tarik Benang dan Tebus Murah di 17 SPBU Sumbagut

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:48 WIB

650 Pengungsi Sinabung Kembali ke Rumah, Pertamina Salurkan Bantuan

Minggu, 6 September 2026 - 19:10 WIB

Pertamina Masak 750 Porsi di Medan, Makanan Dibagikan ke Warga dan Panti Asuhan

Rabu, 2 September 2026 - 13:18 WIB

Abu Vulkanik Sinabung Mengarah ke Berastagi, Pertamina Bagikan 5.695 Masker

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Pertamina Sumbagut Salurkan Masker N95 dan Oksigen untuk Tim Pemadam Karhutla Pelalawan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Latih Petambak Udang Lhokseumawe Olah Limbah Buah Jadi Probiotik MOL

Berita Terbaru