Satgas Bersihkan Rempang saat Hari Bumi 2026, BP Batam Dorong Aksi Nyata Lingkungan

Kamis, 23 April 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BP Batam bersama Kementerian Transmigrasi, Forkopimda, PT MEG, dan warga Tanjung Banon menggelar gotong royong besar di kawasan Rempang Eco City, Rabu (22/4/2026). Foto:Humas BP Batam

BP Batam bersama Kementerian Transmigrasi, Forkopimda, PT MEG, dan warga Tanjung Banon menggelar gotong royong besar di kawasan Rempang Eco City, Rabu (22/4/2026). Foto:Humas BP Batam

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM– Peringatan Hari Bumi 2026 di kawasan Rempang tidak berhenti pada seremoni. Sebanyak 600 personel satgas langsung turun ke lapangan, mengumpulkan sampah dan menata lingkungan sebagai langkah konkret memperkuat gerakan bersih berbasis masyarakat.

Melalui program Gema Batam ASRI, BP Batam bersama Kementerian Transmigrasi, Forkopimda, PT MEG, dan warga Tanjung Banon menggelar gotong royong besar di kawasan Rempang Eco City, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Dari Rempang untuk Bumi”.

Sebelum aksi dimulai, panitia mengukuhkan enam satuan tugas dan menyerahkan 300 bibit pohon jati. Satgas tersebut terdiri dari tim drainase, Tim Oranye BP Batam dan Pemko Batam, Pasukan Merah BP Batam, Gema ASRI, serta tim Bina Marga dan Sumber Daya Air.

Seluruh satgas menyebar ke tiga titik berbeda untuk mengumpulkan sampah. Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam langsung menimbang hasilnya di lokasi. Panitia menyiapkan hadiah bagi tim dengan volume sampah terbanyak sebagai bentuk apresiasi sekaligus pemicu partisipasi.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa gerakan ini berjalan sebagai tindak lanjut program nasional Indonesia ASRI yang diinstruksikan Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut, kegiatan gotong royong kini sudah menjangkau seluruh kecamatan hingga tingkat RT/RW.

Baca juga:Kadisdikcapil Batam Ungkap Penyebab Antrean Membludak di Disdukcapil

Amsakar juga menekankan agar seluruh satgas menjaga konsistensi kerja dan tidak menjadikan kegiatan ini sekadar agenda seremonial. Ia menargetkan Tanjung Banon sebagai kawasan pengembangan baru mampu tampil bersih, sejuk, dan berpotensi menjadi destinasi wisata ke depan.

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra bersama sejumlah deputi turut hadir dalam kegiatan tersebut, memperkuat sinergi lintas instansi dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap lingkungan.

Baca juga:BEI Buka Data Pemilik Saham Besar, Investor Kini Bisa Lacak Kepemilikan Emiten

Editor:Redaksi 

Berita Terkait

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air
Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota
Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia
Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang
Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya
PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Rp2,09 Triliun Berasal dari Pajak
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
Ribuan Warga Padati Belakang Padang Bershalawat, Amsakar: Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:53 WIB

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:38 WIB

Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang

Rabu, 9 September 2026 - 10:14 WIB

Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya

Berita Terbaru