Pedestrian Green Land Disulap Jadi Area Parkir, DPRD Soroti Kinerja Dishub Batam

Jumat, 24 April 2026 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Trotoar atau pedestarian di Jalan M Tahir tepatnya di green Land, Batam Centre jadi tempat parkir Kendaraan, pejalan kaki tidak bisa lewat, Jumat (24/4/2025). Matapedia6.com/Luci

Trotoar atau pedestarian di Jalan M Tahir tepatnya di green Land, Batam Centre jadi tempat parkir Kendaraan, pejalan kaki tidak bisa lewat, Jumat (24/4/2025). Matapedia6.com/Luci

60 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – Ambisi Pemerintah Kota Batam mempercantik kawasan perkotaan melalui pembangunan pedestrian yang modern kini diuji di lapangan.

Anggaran besar yang digelontorkan untuk penataan kawasan Batam Centre dan Nagoya diharapkan mampu menghadirkan ruang publik yang nyaman dan ramah pejalan kaki. Namun, realita di sejumlah titik justru menunjukkan hal sebaliknya.

Di kawasan Green Land, Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, fasilitas pedestrian yang dibangun rapi kini berubah fungsi menjadi lahan parkir kendaraan.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terkait pengawasan dan penataan oleh instansi terkait.

Pantauan di lapangan, Jumat (24/4/2026), memperlihatkan trotoar di sepanjang Jalan Raja M Tahir dipenuhi kendaraan yang parkir di sisi kiri dan kanan jalan.

Baca juga: Komisi III DPRD Sebut Kebocoran Setoran Parkir Sudah Lama, Siti: Ibarat Bau Tercium Sumber Tak Terlihat

Akibatnya, ruang bagi pejalan kaki hampir tidak tersisa, bahkan memaksa warga berjalan di badan jalan yang rawan membahayakan keselamatan.

Situasi tersebut semakin ironis karena marka parkir telah disiapkan oleh Dinas Perhubungan.

Namun dalam praktiknya, kendaraan tetap memadati area trotoar. Sejumlah petugas parkir juga tampak berjaga di lokasi, menarik retribusi dari kendaraan yang terparkir.

Sorotan tajam datang dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Arlon Veristo. Ia mempertanyakan kinerja Dinas Perhubungan dalam mengawasi dan menertibkan penggunaan fasilitas publik tersebut.

“Trotoar itu hak pejalan kaki, bukan untuk parkir. Kalau ini dibiarkan, berarti ada yang tidak berjalan dalam pengawasan,” tegas Arlon.

Menurutnya, meski sektor parkir menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), kebijakan penentuan titik parkir tidak boleh mengorbankan fungsi dasar fasilitas umum.

Baca juga: Parkir Batam Disorot: DPRD Ultimatum Dishub 

Lebih jauh, Arlon mengingatkan pentingnya menjaga citra kota. Sebagai salah satu pintu masuk wisatawan mancanegara, Batam dinilai harus mampu menampilkan wajah kota yang tertib dan nyaman.

“Green Land ini jalur strategis dari Pelabuhan Internasional Batam Centre. Kesan pertama wisatawan jangan sampai buruk hanya karena trotoar dipenuhi kendaraan,” ujarnya.

Komisi III DPRD Batam, lanjutnya, dalam waktu dekat akan turun langsung ke lokasi guna meninjau kondisi di lapangan sekaligus mendorong langkah konkret dari Dinas Perhubungan.

Sementara itu, Kepala UPT Parkir Kota Batam, Alex, belum memberikan tanggapan atas persoalan ini. Hingga berita ini diturunkan, pesan konfirmasi yang dikirim melalui WhatsApp masih belum mendapat balasan.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA
Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun
Soroti Aksi Perusakan di Terowongan Pelita, DPRD Batam Ajak Warga Jaga Aset Publik
Ribuan Warga Pulau Kasu Geruduk Kantor LIRA Kepri, Tuntut Yusril Koto Klarifikasi Pernyataan soal Proyek Siluman dan Minta Maaf
Ustaz Abdil Muhadir dan Veve Zulfikar Bakal Meriahkan Tablig Akbar di Batam, Amsakar Ajak Warga Pererat Silaturahmi
Rudi-Arlon Kawal Aspirasi Warga, Jalan Row 30 Marina Green Akhirnya Rampung Setelah 15 Tahun
Besi Penutup Drainase Terowongan Pelita Raib, BP Batam Ajak Warga Ikut Mengawasi
BP Batam Gandeng Koarmada I Bahas AI untuk Perkuat Keamanan Pelabuhan Batam

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA

Senin, 15 Juni 2026 - 14:45 WIB

Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Ribuan Warga Pulau Kasu Geruduk Kantor LIRA Kepri, Tuntut Yusril Koto Klarifikasi Pernyataan soal Proyek Siluman dan Minta Maaf

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:57 WIB

Ustaz Abdil Muhadir dan Veve Zulfikar Bakal Meriahkan Tablig Akbar di Batam, Amsakar Ajak Warga Pererat Silaturahmi

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:05 WIB

Rudi-Arlon Kawal Aspirasi Warga, Jalan Row 30 Marina Green Akhirnya Rampung Setelah 15 Tahun

Berita Terbaru

Ribuan warga Pulau Kasu, Kecamatan Belakang Padang, bersama masyarakat Tanjung Riau mendatangi Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LIRA Kepri di kawasan Ruko Batam Centre, Senin (15/6/2026). Foto:Rega/matapedia

News

Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA

Senin, 15 Jun 2026 - 15:50 WIB