OJK Kepri Genjot Ketahanan Siber, Tekan Lonjakan Fraud Digital

Senin, 27 April 2026 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

OJK Kepri genjot ketahan siber. Foto:Ist

OJK Kepri genjot ketahan siber. Foto:Ist

68 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM— Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau memperkuat ketahanan sektor jasa keuangan dengan mendorong sinergi lintas pemangku kepentingan guna menekan risiko kejahatan siber dan fraud di tengah akselerasi digital.

Asisten Direktur Pelindungan Konsumen OJK Kepri, Muhammad Lutfi, mewakili Kepala OJK Kepri, menegaskan pentingnya langkah terpadu tersebut saat membuka Seminar Perbankan bertajuk Cyber Defense and Fraud Prevention Forum.

Lutfi menekankan, peningkatan keamanan siber harus berjalan seiring dengan penguatan literasi keuangan masyarakat.

“Langkah preventif ini penting untuk menekan dampak kejahatan digital di sektor jasa keuangan,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Data Indonesia Anti Scam Center (IASC) mencatat 7.782 laporan penipuan di Kepulauan Riau sepanjang November 2024 hingga Maret 2026.

Sementara Sistem Informasi Pengawasan Investasi dan Aktivitas Keuangan Ilegal (SIPASTI) merekam 391 laporan pinjaman online ilegal, 114 investasi ilegal, dan 6 gadai ilegal sejak Januari 2025 hingga Maret 2026.

“Angka ini menunjukkan risiko kejahatan keuangan digital masih tinggi dan butuh kewaspadaan bersama, baik dari industri maupun masyarakat,” kata Lutfi.

Direktur Eksekutif PERBANAS Pusat, Eka Sri Dana Afriza, mendorong industri perbankan bergerak lebih proaktif menghadapi sistem keuangan yang kian terintegrasi. Ia menilai penguatan fungsi investigasi, pemanfaatan analisis data, serta peningkatan kapasitas SDM menjadi kunci.

“Sinergi regulator dan industri harus solid. Implementasi kebijakan Bank Indonesia dan OJK secara konsisten akan memperkuat sistem keamanan sektor keuangan,” ujarnya.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau, Ardhienus, mengingatkan risiko siber bisa muncul kapan saja. Ia meminta industri memperkuat manajemen risiko secara berkelanjutan.

Baca juga:OJK Luncurkan PINTAR Reksa Dana, Bidik Investor Baru dan Perkuat Pasar Modal

Seminar ini menghadirkan sejumlah pakar, antara lain Wani Sabu yang mengulas modus dan strategi investigasi fraud perbankan, Arief Wibowo yang menyoroti pentingnya fondasi keamanan siber, serta Mita Rike Novilia yang memaparkan peran IASC dalam mempercepat penanganan penipuan dan meningkatkan efek jera.

Sebanyak 165 peserta dari perbankan, pergadaian, asuransi, asosiasi jasa keuangan, hingga Kepolisian Daerah Kepulauan Riau mengikuti forum tersebut.

OJK menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi lintas sektor demi menjaga industri jasa keuangan tetap tangguh, aman, dan berintegritas.

OJK juga mengingatkan masyarakat agar waspada, tidak sembarangan membagikan data pribadi, serta hanya menggunakan layanan keuangan yang berizin dan diawasi otoritas.

Baca juga:Polisi Ungkap Wanita Muda Pelaku Pencurian Tas di Waterpark Top 100 Tembesi

Editor:Zalfirega

 

 

Berita Terkait

CERNIVAL 2026 Dibuka di Batam, BI Pacu Transaksi QRIS dan UMKM Kepri
BP Batam Gandeng Panbil dan PLN Batam Percepat Pengembangan KEK Tanjung Sauh
OJK, BEI, dan KADIN Dorong Perusahaan Kepri IPO untuk Perkuat Ekspansi Bisnis 
BI Pertahankan Suku Bunga 5,75 Persen, Perluas Insentif untuk Tarik Investasi Asing dan Dorong Kredit Perbankan
DBG Technology Resmikan Pabrik di Batam, Perkuat Basis Manufaktur Asia Tenggara
Kepala BP Batam Amsakar: Nongsa Changi Cable Perkuat Posisi Batam sebagai Gerbang Ekonomi Digital Indonesia
Kabel Bawah Laut Nongsa–Changi Resmi Beroperasi, Batam Bidik Status Hub Digital ASEAN
Harga Bright Gas Turun di Kepri dan Regional Sumbagut, Berlaku Sejak 14 Juli 2026

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:19 WIB

CERNIVAL 2026 Dibuka di Batam, BI Pacu Transaksi QRIS dan UMKM Kepri

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:43 WIB

OJK, BEI, dan KADIN Dorong Perusahaan Kepri IPO untuk Perkuat Ekspansi Bisnis 

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:56 WIB

BI Pertahankan Suku Bunga 5,75 Persen, Perluas Insentif untuk Tarik Investasi Asing dan Dorong Kredit Perbankan

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:33 WIB

DBG Technology Resmikan Pabrik di Batam, Perkuat Basis Manufaktur Asia Tenggara

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:39 WIB

Kepala BP Batam Amsakar: Nongsa Changi Cable Perkuat Posisi Batam sebagai Gerbang Ekonomi Digital Indonesia

Berita Terbaru