BP Batam Percepat Pergeseran Warga Rempang, 842 Jiwa Tempati Hunian Baru

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BP Batam saat bantu proses pemindahan barang warga Rempang beberapa waktu lalu. Foto; Istimewa

Petugas BP Batam saat bantu proses pemindahan barang warga Rempang beberapa waktu lalu. Foto; Istimewa

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM-Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mempercepat pergeseran warga terdampak pengembangan Kawasan Terpadu Rempang Eco-City secara bertahap, Selasa (12/5/2026).

Sejak awal Mei 2026, sebanyak 11 kepala keluarga (KK) atau 31 jiwa berpindah ke kawasan hunian baru. Rinciannya, 3 KK pindah pada 5 Mei 2026, disusul 4 KK pada 11 Mei 2026, dan 4 KK lainnya sehari kemudian.

Dengan penambahan tersebut, total warga yang telah menempati hunian baru di kawasan Rempang Eco-City mencapai 242 KK atau 842 jiwa.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan pergeseran ini menjadi bagian dari komitmen BP Batam dalam mendukung program Kementerian Transmigrasi yang mengedepankan konsep transmigrasi lokal untuk mempercepat pembangunan Rempang.

Ia memastikan seluruh tahapan berjalan tertib dan aman, dengan pendekatan humanis melalui pendampingan langsung kepada warga yang berpindah.

Baca juga: Amsakar Achmad Sebut Driver Online Penentu Citra Batam di Mata Wisatawan

“Kami ingin Rempang Eco-City menjadi lingkungan baru yang nyaman dan produktif, sekaligus membuka peluang ekonomi lebih luas bagi generasi mendatang,” kata Ariastuty.

Ariastuty, yang akrab disapa Tuty, menambahkan BP Batam menjamin setiap warga menerima hak sesuai ketentuan, termasuk rumah layak huni dan pendampingan selama proses adaptasi di lingkungan baru.

Tak sekadar memindahkan warga, BP Batam bersama instansi terkait juga menyiapkan fondasi pusat ekonomi baru di Rempang.

“Investasi yang masuk kami dorong mampu menyerap tenaga kerja lokal, sehingga ekonomi masyarakat ikut tumbuh di kampungnya sendiri,” tegas Tuty.

Baca jugaAmsakar Achmad Sebut Driver Online Penentu Citra Batam di Mata Wisatawan

Editor: Miezon

Berita Terkait

DPRD Wonogiri Studi ke Batam, Pelajari Sistem Kerja Sama Media Berbasis Digital SIDIA
Pansus DPRD Batam Kebut Pembahasan Ranperda LAM, Segera Dibawa ke Paripurna
Mahasiswa Unrika Tanam 2.000 Mangrove, Amsakar Tekankan Pembangunan Selaras Lingkungan
Fary Francis Tinjau Proyek Energi Angin 2GW di McDermott Batam, Tegaskan Sinyal Kuat Investasi
Seluruh Fraksi DPRD Batam Setujui Perubahan Ranperda Persampahan Usulan Amsakar–Li Claudia
Siswa SMPIT Alam Mutiara Insani Kunjungi DPRD Batam, Pelajari Fungsi Legislasi hingga Pengawasan
Waspada Pinjol Ilegal, Diskominfo Batam Minta Warga Jangan Tergiur Solusi Instan Utang
DPRD Batam Puji Kinerja Pemko 2025, Sorot Kekurangan Guru dan Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:13 WIB

BP Batam Percepat Pergeseran Warga Rempang, 842 Jiwa Tempati Hunian Baru

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:21 WIB

DPRD Wonogiri Studi ke Batam, Pelajari Sistem Kerja Sama Media Berbasis Digital SIDIA

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:39 WIB

Pansus DPRD Batam Kebut Pembahasan Ranperda LAM, Segera Dibawa ke Paripurna

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:56 WIB

Mahasiswa Unrika Tanam 2.000 Mangrove, Amsakar Tekankan Pembangunan Selaras Lingkungan

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:05 WIB

Fary Francis Tinjau Proyek Energi Angin 2GW di McDermott Batam, Tegaskan Sinyal Kuat Investasi

Berita Terbaru