Mahasiswa Unrika Tanam 2.000 Mangrove, Amsakar Tekankan Pembangunan Selaras Lingkungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam/ Wali Kota Batam Amsakar Achamad saat tanam mangrove, Sabtu (9/5/2026). Foto: Istimewa

Kepala BP Batam/ Wali Kota Batam Amsakar Achamad saat tanam mangrove, Sabtu (9/5/2026). Foto: Istimewa

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com,BATAM—Laju pembangunan Kota Batam yang kian agresif mendapat “rem sosial” dari aksi nyata mahasiswa.Ratusan mahasiswa Universitas Riau Kepulauan turun ke pesisir dan menanam 2.000 bibit mangrove, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tak boleh mengorbankan lingkungan di Tanjung Bemban, Nongsa, Sabtu (9/5/2026).

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menyaksikan langsung kegiatan tersebut. Ia menyebut aksi mahasiswa sebagai sinyal kuat bahwa generasi muda ingin Batam tumbuh tanpa kehilangan penyangga ekologisnya.

“Ini bukan sekadar menanam pohon. Ini investasi masa depan Batam,” ujar Amsakar dikutit dalam laman media sosial @AmsakarAchmad.

Baca juga:Batam Bidik Lonjakan Investasi India, BP Batam Perluas Kolaborasi Ekonomi

Ia menekankan, mangrove berfungsi sebagai benteng alami pesisir dari abrasi sekaligus penjaga kualitas udara dan habitat biota laut.

Aksi ini muncul di tengah meningkatnya tekanan pembangunan di kawasan pesisir. Mahasiswa UNRIKA memilih bergerak di lapangan, bukan hanya bersuara di ruang diskusi. Mereka menancapkan ribuan bibit sebagai simbol komitmen menjaga garis pantai dari kerusakan jangka panjang.

Wali kota Batam itu, mengajak seluruh pemangku kepentingan menjaga keseimbangan antara ekspansi ekonomi dan kelestarian alam. Menurutnya, Batam membutuhkan keduanya untuk bertahan sebagai kota industri sekaligus ruang hidup yang sehat.

Gerakan penanaman mangrove ini mempertegas satu pesan: Batam bisa tumbuh cepat, tetapi harus tetap berpijak pada alam. Tanpa itu, pembangunan hanya akan menyisakan risiko bagi generasi berikutnya.

Baca juga:Cut and Fill di Sagulung Disorot DPRD Batam, Legalitas dan Dampak Lingkungan Dipertanyakan

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Cut and Fill di Sagulung Disorot DPRD Batam, Legalitas dan Dampak Lingkungan Dipertanyakan
Mediasi Sopir BAJ di Polresta Barelang, DPRD Batam Dorong Solusi atas Penolakan Penutupan Tambang
Pers dan Imigrasi Batam Bahas Keterbukaan Informasi di Media Gathering
Fary Francis Tinjau Proyek Energi Angin 2GW di McDermott Batam, Tegaskan Sinyal Kuat Investasi
Paripurna Perda Sampah Bergulir, Amsakar Kantongi Dukungan Penuh DPRD Batam
Imigrasi Ringkus 210 WNA Terduga Pelaku Investasi Daring di Batam, Ratusan Perangkat Disita
Video:Rutan Batam Deklarasikan Perang Haliner, Langsung Razia dan Tes Urine Petugas-WBP
Seluruh Fraksi DPRD Batam Setujui Perubahan Ranperda Persampahan Usulan Amsakar–Li Claudia

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:56 WIB

Mahasiswa Unrika Tanam 2.000 Mangrove, Amsakar Tekankan Pembangunan Selaras Lingkungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:59 WIB

Cut and Fill di Sagulung Disorot DPRD Batam, Legalitas dan Dampak Lingkungan Dipertanyakan

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:27 WIB

Pers dan Imigrasi Batam Bahas Keterbukaan Informasi di Media Gathering

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:05 WIB

Fary Francis Tinjau Proyek Energi Angin 2GW di McDermott Batam, Tegaskan Sinyal Kuat Investasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:39 WIB

Paripurna Perda Sampah Bergulir, Amsakar Kantongi Dukungan Penuh DPRD Batam

Berita Terbaru