Investasi Rp17,4 Triliun dan Direct Call Melonjak, Batam Kian Kokoh sebagai Motor Ekonomi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Plh Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Foto:Humas BP Batam

Plh Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Foto:Humas BP Batam

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – Batam terus menunjukkan akselerasi ekonomi yang kuat di tengah dinamika pasar global. Lonjakan investasi, pertumbuhan ekspor, dan meningkatnya aktivitas logistik mempertegas posisi Batam sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi paling dinamis di Indonesia.

BP Batam mencatat realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp17,4 triliun. Nilai tersebut melonjak 102,85 persen dibanding periode yang sama tahun lalu dan tumbuh 68,92 persen dibanding triwulan sebelumnya.

Penguatan ekonomi itu juga tercermin dari kinerja logistik di Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar. Layanan pelayaran langsung internasional (direct call) mencatat pertumbuhan signifikan sepanjang Januari hingga Mei 2026.

Data operasional Batu Ampar Container Terminal menunjukkan jumlah direct call internasional mencapai 106 kunjungan kapal atau naik 212 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 yang hanya mencatat 34 kunjungan.

Volume peti kemas yang dilayani melalui jalur direct call juga meningkat tajam. Sepanjang lima bulan pertama tahun ini, TPK Batu Ampar menangani 58.237 TEUs, melonjak 125 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 25.904 TEUs.

Capaian tersebut berkontribusi 24 persen terhadap total volume peti kemas internasional yang ditangani TPK Batu Ampar.

Angka ini sekaligus memperlihatkan semakin kuatnya peran pelabuhan tersebut sebagai gerbang perdagangan internasional dan berkurangnya ketergantungan pada skema transshipment melalui pelabuhan negara tetangga.

Di sektor perdagangan, ekspor Batam juga membuka tahun 2026 dengan performa positif. Amerika Serikat kembali menjadi tujuan ekspor terbesar dengan nilai mencapai USD 860,32 juta atau tumbuh 30,71 persen pada periode Januari-Februari 2026.

Baca juga:Hoaks Pocong Berparang Resahkan Warga Batu Aji, Polisi Ungkap Video Rekayasa AI Buatan Anak di Bawah Umur

Singapura menempati posisi kedua dengan nilai ekspor USD 704,47 juta atau meningkat 4,52 persen. Sementara itu, India mencatat pertumbuhan tertinggi dengan lonjakan 410,23 persen menjadi USD 344,67 juta.

Kinerja ekspor ke sejumlah negara lain juga menunjukkan tren positif. Ekspor ke Tiongkok naik 49,63 persen menjadi USD 265,55 juta. Jerman tumbuh 65,36 persen menjadi USD 44,90 juta, sementara ekspor ke Filipina melonjak hingga USD 89,68 juta.

Rangkaian capaian tersebut menunjukkan bahwa Batam tidak hanya berhasil menarik investasi dalam jumlah besar, tetapi juga mampu memperkuat daya saing pelabuhan dan konektivitas logistik untuk mendukung arus perdagangan internasional.

Plh Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan Batam memegang peran strategis dalam mendorong perekonomian Indonesia bagian barat.

Menurut Li Claudia, pertumbuhan investasi dan sektor logistik mencerminkan meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap Batam serta memberikan efek berganda bagi sektor industri, perdagangan, dan jasa.

BP Batam, lanjutnya, akan terus memperkuat ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi guna mendukung kelancaran logistik, investasi, dan mobilitas ekonomi secara berkelanjutan.

“Capaian ini membuktikan bahwa Batam memiliki daya saing yang semakin kuat. Meningkatnya aktivitas logistik, ekspor, dan investasi menjadi indikator bahwa Batam berada pada jalur pertumbuhan yang tepat sebagai gerbang perdagangan dan investasi di wilayah Indonesia bagian Barat,” ujar Li Claudia, Kamis (4/6/2026).

Sebelumnya, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menilai capaian tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan investor terhadap Batam.

“Lonjakan ini menunjukkan Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga mengeksekusinya secara lebih cepat, pasti, dan produktif,” kata Amsakar.

Dengan investasi yang melesat, ekspor yang terus tumbuh, dan aktivitas pelabuhan yang semakin ramai, Batam kian memperkokoh posisinya sebagai motor penggerak ekonomi Kepulauan Riau sekaligus salah satu pusat pertumbuhan paling kompetitif di Indonesia.

Untuk menjaga momentum tersebut, BP Batam terus memperkuat layanan investasi, mempercepat penyediaan utilitas, meningkatkan kepastian berusaha, serta mendorong pembangunan ekosistem industri yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan.

Baca juga:Batam Pertahankan WTP ke-14 Berturut-turut, Perkuat Rekam Jejak Tata Kelola Keuangan

Editor:Miezon 

Berita Terkait

Inflasi Kepri Naik Jadi 3,92 Persen pada Mei 2026, Harga Cabai dan Sayuran Jadi Pemicu Utama
Data Center NeutraDC Batam Terserap Penuh, Telkom Tambah Kapasitas Lewat BTM-2
Direct Call TPK Batu Ampar Batam Melonjak 212 Persen, Volume Peti Kemas Naik 125 Persen
Kinerja Kuartal I 2026 Positif, Telkom Catat Pendapatan Rp37,2 Triliun di Tengah Transformasi
Rupiah Anjlok ke Rp 17.859 per Dolar AS
BEI Gandeng Maskapai, Dorong Pilot dan Awak Kabin Jadi Investor Saham
Botasupal Kepri Musnahkan 5.454 Lembar Uang Palsu, BI Perkuat Perang Lawan Rupiah Tidak Asli
PT BSP Tanam 1.000 Mangrove di Pulau Ngenang, Perkuat Komitmen Hijau KEK Tanjung Sauh

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:05 WIB

Investasi Rp17,4 Triliun dan Direct Call Melonjak, Batam Kian Kokoh sebagai Motor Ekonomi

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:27 WIB

Inflasi Kepri Naik Jadi 3,92 Persen pada Mei 2026, Harga Cabai dan Sayuran Jadi Pemicu Utama

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:04 WIB

Data Center NeutraDC Batam Terserap Penuh, Telkom Tambah Kapasitas Lewat BTM-2

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:32 WIB

Direct Call TPK Batu Ampar Batam Melonjak 212 Persen, Volume Peti Kemas Naik 125 Persen

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:25 WIB

Kinerja Kuartal I 2026 Positif, Telkom Catat Pendapatan Rp37,2 Triliun di Tengah Transformasi

Berita Terbaru