MATAPEDIA6.com, BATAM– Imigrasi Batam memperketat pengawasan di jalur laut internasional melalui operasi gabungan yang menyasar dua kapal berbendera asing di perairan Sekupang dan Batu Ampar, Rabu (22/7).
Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengawasi aktivitas warga negara asing (WNA) sekaligus memperkuat keamanan wilayah perbatasan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam Wahyu Eka Putra, menyebut dalam operasi tersebut melibatkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Satpolair Polresta Barelang, Bea Cukai Batam, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam, serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
“Tim gabungan memeriksa MV Forte yang berlabuh di Perairan Sekupang dan Vasco Da Gama di Perairan Batu Ampar,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).
“Petugas memverifikasi dokumen keimigrasian awak kapal, crew list, last port clearance, manifes, sertifikat kesehatan dan karantina, serta dokumen pendukung lain sesuai kewenangan masing-masing instansi,” tambah dia.
Selain memeriksa dokumen, petugas meninjau sejumlah area kapal untuk memastikan aktivitas awak kapal sesuai ketentuan yang berlaku.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada pelanggaran keimigrasian maupun pelanggaran lain yang menjadi kewenangan instansi terkait,” sebut dia.
Ia menyebutkan pengawasan di wilayah perairan menjadi salah satu fokus karena Batam merupakan daerah perbatasan dengan mobilitas internasional yang tinggi.
“Sebagai daerah perbatasan yang memiliki mobilitas internasional tinggi, Batam memerlukan pengawasan yang adaptif dan berkelanjutan. Melalui operasi gabungan ini, kami memastikan setiap aktivitas orang asing di wilayah perairan tetap berjalan sesuai ketentuan keimigrasian, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara.” imbuhnya.
Baca juga:Paspor Simpatik Diserbu Warga, Imigrasi Batam Layani 190 Pemohon di Akhir Pekan
Menurutnya, operasi gabungan akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif untuk memastikan lalu lintas orang dan aktivitas WNA di wilayah kerja Imigrasi Batam berlangsung tertib, aman, dan sesuai peraturan.
Kegiatan ini juga menjadi implementasi arahan Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko terkait penguatan pengawasan keimigrasian dan kolaborasi penegakan hukum melalui sinergi lintas instansi.
Baca juga:Pers dan Imigrasi Batam Bahas Keterbukaan Informasi di Media Gathering
Editor:Zalfirega










