PLN Batam Teken PJBTL 2 x 345 MVA dengan Altiva, Dukung Pengembangan Data Center Nongsa

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PLN Batam dan PJBTL teken MoU. Foto:Ist

PLN Batam dan PJBTL teken MoU. Foto:Ist

71 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM- Kota Batam tak hanya membangun gedung pusat data, tetapi juga memperkuat fondasi energinya. Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PT PLN Batam dan PT Altiva Identity Datacenter dengan total kapasitas 2 x 345 MVA, yang menjadi salah satu pasokan listrik terbesar untuk proyek data center di Kawasan Nongsa.

Kesepakatan yang diteken pada Selasa (28/7/2026) ini menjadi sinyal kuat bahwa Batam terus menarik investasi industri digital.

Pasokan listrik akan disalurkan secara bertahap mulai 2027 untuk mendukung pembangunan Altiva Datacenter yang dirancang berkembang hingga berkapasitas 700 MVA.

Penandatanganan PJBTL disaksikan Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

Hadir pula jajaran BP Batam, Direksi dan Komisaris PLN Batam, serta Direktur PT Altiva Identity Datacenter, Edi Haryanto.

Amsakar menyebut kepastian pasokan listrik menjadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan investor saat memilih lokasi pengembangan pusat data.

Karena itu, sinergi antara BP Batam dan PLN Batam dinilai menjadi modal penting untuk mempercepat masuknya investasi digital.

“Batam merupakan daerah yang sangat representatif untuk pengembangan investasi berbasis teknologi. Lokasinya strategis, aksesibilitasnya terbuka, dan berhadapan langsung dengan salah satu pusat ekonomi utama di kawasan Asia,” kata Amsakar.

Ia menegaskan pemerintah daerah bersama BP Batam siap mengawal setiap investasi melalui percepatan perizinan, kemudahan proses administrasi, hingga koordinasi lintas instansi.

“Kalau kebutuhan kelistrikan sudah dipersiapkan PLN Batam, maka dari sisi perizinan dan dukungan lainnya kami siap mempercepat seluruh proses yang dibutuhkan investor,” ujarnya.

Menurut Amsakar, derasnya investasi teknologi sepanjang 2026 hingga 2027 menunjukkan kepercayaan dunia usaha terhadap Batam terus meningkat.

Baca juga:BP Batam Gandeng Panbil dan PLN Batam Percepat Pengembangan KEK Tanjung Sauh

Ia mengajak seluruh pihak menjaga optimisme dan membangun citra positif agar Batam semakin kuat sebagai pusat investasi nasional.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Batam mengatakan kerja sama tersebut mencerminkan kepercayaan investor terhadap keandalan sistem kelistrikan Batam.

Melalui PJBTL ini, PLN Batam akan memasok kebutuhan listrik Altiva Identity Datacenter sekaligus memperkuat infrastruktur energi bagi pertumbuhan ekonomi digital.

Ia menjelaskan industri pusat data membutuhkan pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan.

Karena itu, PLN Batam terus memperkuat sistem kelistrikan agar mampu mengimbangi lonjakan kebutuhan sektor digital yang berkembang pesat di Batam.

Kerja sama dengan Altiva juga menambah daftar proyek data center berskala besar yang didukung PLN Batam.

Sebelumnya, perusahaan telah menjalin sejumlah PJBTL dengan investor teknologi yang membutuhkan pasokan listrik berkapasitas tinggi.

“Pesan kami kepada para investor sangat jelas. Batam siap menjadi tujuan investasi dan PLN Batam siap menjadi mitra energi yang andal untuk mendukung pertumbuhan tersebut,” katanya.

Direktur PT Altiva Identity Datacenter, Edi Haryanto, mengatakan kehadiran Altiva bukan sekadar membangun fasilitas pusat data, melainkan ikut mendorong transformasi Batam menjadi salah satu pusat ekonomi digital Indonesia.

Ia optimistis dukungan BP Batam, kesiapan infrastruktur PLN Batam, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan akan memperkuat posisi Batam sebagai salah satu hub infrastruktur digital di Indonesia maupun Asia Tenggara.

Altiva Datacenter dibangun di atas lahan sekitar 11 hektare di Kawasan Nongsa dan akan dikembangkan secara bertahap hingga lebih dari 30 hektare.

Dukungan pasokan listrik dari PLN Batam diharapkan mempercepat terbentuknya ekosistem industri digital, sekaligus memperkuat daya saing Batam sebagai destinasi investasi teknologi di kawasan.

Baca juga:PLN Batam Pastikan Pasokan Listrik Data Center, Perkuat Daya Tarik Investasi Teknologi

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru