JPU Tuntut Carolein 3 Tahun Penjara dalam Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Rental

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Terdakwa keluar persidangan usai pembacaan tuntutan pada Selasa (4/8/2026). Foto:Istimewa

Terdakwa keluar persidangan usai pembacaan tuntutan pada Selasa (4/8/2026). Foto:Istimewa

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Batam Abdullah menuntut terdakwa Carolein dengan pidana penjara selama tiga tahun dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan dua unit mobil rental senilai lebih dari Rp263 juta.

Tuntutan itu dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri Batam pada Selasa (4/8/2026).

JPU menilai unsur pidana dalam perkara tersebut telah terbukti selama proses persidangan.

Selain meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara, JPU juga memohon agar masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

Sidang dipimpin ketua majelis hakim Vabianes Wattimena. Dalam tuntutannya, JPU turut meminta majelis hakim menetapkan barang bukti sebagaimana tercantum dalam surat dakwaan sesuai ketentuan hukum.

Baca juga:Wanita di Batam Jadi Tersangka Penggelapan Mobil Rental, Sewa Kendaraan Lalu Digadaikan

Menurut JPU, terdapat sejumlah keadaan yang memberatkan terdakwa. Perbuatan Carolein dinilai meresahkan masyarakat dan hingga persidangan berakhir belum mengganti kerugian yang dialami korban.

“Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dan terdakwa belum membayar kerugian korban,” kata Abdullah di hadapan majelis hakim.

Di sisi lain, JPU mempertimbangkan sikap kooperatif terdakwa selama persidangan sebagai keadaan yang meringankan. Carolein mengakui serta menyesali perbuatannya.

Usai mendengarkan tuntutan, Carolein mengajukan pembelaan secara lisan. Ia meminta hukuman yang lebih ringan dengan alasan masih memiliki tanggung jawab terhadap anak dan ibunya.

 

Baca juga:Dialog Wawasan Kebangsaan Hadirkan Tokoh Kepri, Gaungkan Literasi Digital Lawan Hoaks Jelang HUT RI ke 81

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan
PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026
Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara
Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap
Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam
Pembacokan di PJB Sagulung, Korban Terjebak di Drainase dan Pelaku Masih Diburu Polisi 
Polisi Tangkap 2 Pria, Diduga Aniaya Pekerja Proyek di Sagulung Batam karena Persoalan Gaji
Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:57 WIB

PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam

Berita Terbaru