MATAPEDIA6.com, BATAM-Warga Perumahan Centre, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batuaji, Batam, dikejutkan dengan penemuan jasad pria di lahan kosong belakang Kampus Putera Batam, Jumat (14/8/2026) pagi. Korban diketahui berinisial GT (26), warga Tembesi Raya Blok AA, Kelurahan Kibing.
Kapolsek Batuaji AKP Rizky Bayu melalui Kanit Reskrim Polsek Batuaji Iptu Muhammad Rizky mengatakan jasad korban ditemukan sekitar pukul 09.45 WIB oleh seorang pekerja bangunan yang hendak mengambil cangkul di sebuah pondok. Polisi menerima informasi dari pihak kampus sekitar pukul 09.50 WIB, kemudian berkoordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polresta Barelang.
“Informasi yang kita dapatkan dari pihak kampus itu sekitar pukul 09.50 WIB ditemukan mayatnya,” kata Rizky pada wartawan saat dikonfirmasi.
Tim Inafis tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa kondisi korban dan mengumpulkan sejumlah barang di sekitar lokasi.
Sekitar pukul 10.50 WIB, petugas mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga menemukan dompet korban yang berisi kartu ATM, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta sejumlah dokumen penting lainnya. Identitas korban kemudian terungkap dari barang-barang tersebut.
Di lokasi, petugas turut menemukan sepeda motor Yamaha Vixion hitam dengan nomor polisi BP 5240 QD yang diduga berkaitan dengan keberadaan korban.
Baca juga:Polda Kepri Tangkap 3 Tersangka Pengolahan dan Pengangkutan Pasir Ilegal di Nongsa Batam
Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian dan masih menunggu hasil pemeriksaan dari RS Bhayangkara Polda Kepri.
“Untuk motifnya belum kita ketahui, masih kita lakukan lidik,” ujar Rizky.
Polisi kini masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal serta memastikan kronologi kejadian. Berdasarkan hasil awal di temukan handphone ada aplikasi judi online. Diduga korban mengalami stres akibat judi online tersebut.
Baca juga:Legenda Timnas Indonesia Hadir di Batam, Ramaikan Football Series 22–23 Agustus
Bagi masyarakat yang mengalami tekanan psikologis, depresi, atau persoalan kesehatan mental, bantuan profesional dapat diperoleh dengan mendatangi dokter kesehatan jiwa di puskesmas maupun rumah sakit terdekat.
Masyarakat juga dapat mencari pendampingan dari layanan atau komunitas yang menangani persoalan kesehatan mental. Jika membutuhkan bantuan segera, masyarakat dapat menghubungi Yayasan Pulih di (021) 78842580 atau layanan pendampingan pada (021) 9696 9293.
Informasi dan bantuan dari tenaga profesional penting agar persoalan kesehatan mental dapat ditangani secara tepat dan tidak dihadapi seorang diri.
Editor:Zalfirega











