2 KAL Buatan Anak Bangsa Resmi Perkuat Armada TNI AL

Sabtu, 17 Februari 2024 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr Muhammad Ali resmikan dua kapal TNI Angkatan Laut (KAL) di galangan kapal PT Citra Shipyard, Kota Batam, Provinsi Kepri, Jumat (16/2/2024). Foto:Istimewa

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr Muhammad Ali resmikan dua kapal TNI Angkatan Laut (KAL) di galangan kapal PT Citra Shipyard, Kota Batam, Provinsi Kepri, Jumat (16/2/2024). Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM- 2 Kapal TNI Angkatan Laut yang diberi nama Kapal Angkatan Laut (KAL) Sembulungan II-5-42 dan KAL Hinako 1-2-19 diluncurkan secara resmi.

Peresmian tersebut di Galangan Kapal PT Citra Shipyard, Batam dipimpin langsung Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr Muhammad Ali, Jumat (16/2/2024) kemarin.

Kedua kapal ini merupakan karya anak bangsa yang dibuat di galangan industri Kapal kota Batam yang nantinya untuk memperkuat wilayah pengawasan Lantamal V Surabaya dan Lanal Nias, Lantamal II Padang.

“Dua kapal yang diresmikan sepanjang 28 meter merupakan asli produksi anak negeri,” ungkap Muhammad Ali.

Menurut dia, kapal tersebut bernama Sembulungan diambil dari sebuah nama pantai yang berada di Banyuwangi.

Sementara nama Hinako merupakan salah satu pulau yang ada di wilayah Nias.

“Dua unit KAL nantinya akan ditempatkan di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi berada di bawah jajaran Lantamal V Surabaya dan Lanal Nias, Lantamal II Padang,” terang dia lagi.

“Jadi dengan tambahan armada laut pengamanan Laut di wilayah Indonesia semakin kuat,” tambah dia.

Di samping itu kapal yang baru diluncurkan merupakan kapal canggih yang dilengkapi beberapa fasilitas pendukung anggota dalam bertugas.

“Kapal ini dilengkapi juga dengan 1 unit meriam 20 mm dan 2 unit meriam 12,7 mm dengan kecepatan jelajah 18 Knots, kecepatan ekonomis 13,5 Knots, endurance 3-4 hari,” kata Muhammad Ali.

Ia menambahkan, kedua kapal itu membawa 15 personel dan mengunakan mesin pokok 2 unit MAN V12-1900 Marine Engine Diesel dan diesel generator 2x Perkins 63 KVA. Sementara untuk pembangunan kapal dilaksanakan selama 16 bulan terhitung sejak 27 September 2022.

“Hari ini kita lakukan peluncuran sebelum dilakukan pengiriman ke tempat tujuan di Surabaya dan Nias,” tuturnya.

Cek berita artikel lainnya di Google News

 

Penulis:Rega|Editor:Redaksi

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru