Pusat Pelatihan PSSI di IKN Siap Digunakan September 2024

Rabu, 14 Agustus 2024 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia memberikn keterangan kepada media usai meninjau Pusat Pelatihan PSSI di IKN Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (13/8/2024). Matapedia6.com/Dok.Setneg.co.id

Presiden Republik Indonesia memberikn keterangan kepada media usai meninjau Pusat Pelatihan PSSI di IKN Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (13/8/2024). Matapedia6.com/Dok.Setneg.co.id

MATAPEDIA6.com, KALTIM – Tim Nasional (Timnas) sepak bola Indonesia, dipastikan bisa menjalani latihan sepak Bola dipusat pelatihan atau training center (TC) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Ibu Kota Nusantara, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur pada bulan September 2024.

Saat ini lapangan sepak bola tersebut kondisinya sudah hampir rampung dikerjakan. Hal tersebut diungkapkan Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan sekaligus meninjau kondisi pembangunan, Selasa, (13/8/2024), seperti dikutif dari Setneg.co.id.

Dalam tinjauan tersebut, Presiden memastikan lapangan siap digunakan oleh tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia mulai bulan September mendatang.

“Ini saya kemarin menanyakan ke Ketua PSSI, September akan dipakai karena ini sudah jadi 2,5 lapangan,” kata Jokowi dalam keterangannya kepada awak media usai peninjauan.

Jokowi juga menjelaskan lapangan yang disiapkan terdiri dari 2,5 lapangan dengan spesifikasi yang bervariasi. Menurut Presiden, fasilitas tersebut dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan pelatihan, meskipun dalam rencana jangka panjang akan ada total delapan lapangan yang dibangun.

“Lapangan sintetis, rumput asli, dan juga lapangan yang setengah lapangan yang dipakai untuk teknis. Saya kira 2,5 lapangan ini lebih dari cukup meskipun nanti rencana-nya ada 8 lapangan,” ungkap Jokowi.

Orang nomor satu di Indonesia itu menambahkan pembangunan pusat pelatihan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari PSSI, FIFA, hingga AFC.

Selain lapangan sepak bola fasilitas pendukung di pusat pelatihan itu juga dilengkapi fasilitas penginapan bagi para pemain timnas siap digunakan bersamaan dengan kesiapan lapangan.

“Target penggunaan pada bulan September dapat terlaksana sesuai rencana,” kata Jokowi.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung perkembangan sepak bola nasional melalui penyediaan fasilitas yang memadai untuk pelatihan timnas di Ibu Kota Nusantara.

Dengan infrastruktur yang terus dibangun dan diperbaiki, diharapkan prestasi sepak bola Indonesia dapat makin berkembang di kancah internasional.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sekaligus Plt. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono.

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional sekaligus Wakil Kepala Otorita IKN Raja Juli Antoni, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

OJK Satukan Industri Keuangan Syariah, Cetak Biru Baru Diluncurkan di Makassar
Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa
Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi
OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030
Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026
Satgas PASTI Tindak 330 Aktivitas Keuangan Ilegal, 11 Pergadaian Ditutup
TelkomGroup Siapkan 4 Teknologi Digital, dari AI hingga Marketplace UMKM
OJK Jatuhkan Denda Rp2,52 Triliun kepada Pelanggar Pasar Modal, DSSA-BREN-CUAN Didenda Rp2,1 Triliun

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:54 WIB

OJK Satukan Industri Keuangan Syariah, Cetak Biru Baru Diluncurkan di Makassar

Minggu, 1 November 2026 - 11:06 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026

Berita Terbaru