Komitmen AdMedika Wujudkan Ekosistem Kesehatan Indonesia Lewat Kolaborasi Layanan Telemedisin KlikDokter

Rabu, 13 Desember 2023 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Group Business Development Telkom, Honesti Basyir; Direktur Utama AdMedika, Dwi Sulistiani; CEO KlikDokter, Hendra Tjong; Presiden Komisaris Kalbe Farma, Irawati Setiady saat peluncuran layanan telemedis tanpa uang tunai, kolaborasi antara AdMedika & KlikDokter beberapa waktu yang lalu. Foto:Dok/Telkom

Direktur Group Business Development Telkom, Honesti Basyir; Direktur Utama AdMedika, Dwi Sulistiani; CEO KlikDokter, Hendra Tjong; Presiden Komisaris Kalbe Farma, Irawati Setiady saat peluncuran layanan telemedis tanpa uang tunai, kolaborasi antara AdMedika & KlikDokter beberapa waktu yang lalu. Foto:Dok/Telkom

MATAPEDIA6.com, JAKARTA– Salah satu anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), PT Administrasi Medika (Admedika) berkolaborasi dengan platform layanan kesehatan digital milik Kalbe Farma, KlikDokter meluncurkan layanan telemedis tanpa uang tunai.

Peluncuran itu dihadiri Direktur Group Business Development Telkom, Honesti Basyir yang membawahi AdMedika, Direktur Kalbe Farma, Mulia Lie, dan Direktur Utama AdMedika, Dwi Sulistiani beserta jajaran serta CEO KlikDokter, Hendra Tjong beberapa waktu lalu.

“Layanan telemidisin ini akan mencakup seluruh layanan perawatan kesehatan, mulai dari konsultasi jarak jauh hingga pengiriman obat dan vitamin yang seluruhnya dilakukan secara online, guna memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam mengakses layanan kesehatan,” ungkap Direktur Utama AdMedika, Dwi Sulistiani dalam keterangan yang diterima, Rabu (13/12/2023).

Ia mengatakan pihaknya sangat senang dengan adanya kolaborasi KlikDokter dan AdMedika, ini artinya menambah value bagi peserta dan juga memberikan opsi yang lebih beragam pada layanan telemedisin sehingga user experience customer tetap terjaga.

“Pengguna dalam hal ini pemangku kebijakan dari perusahaan atau asuransi dapat mengaktifkan dan mengakses layanan ini melalui Points of Contact AdMedika yang telah ditunjuk,” ujarnya.

Ia menambahkan melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat menciptakan pengalaman yang mulus bagi anggota telemedis AdMedika, yang lebih lanjut meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pelayanan kesehatan.

KlikDokter dengan ribuan tenaga medis, termasuk dokter dan psikolog, yang tersebar di seluruh Indonesia berdedikasi memberikan pelayanan 24 jam untuk memastikan pengguna mendapatkan bantuan medis yang tepat waktu.

“Layanan dari KlikDokter siap membantu 24 jam penuh seluruh user dan mitra AdMedika,” tutup CEO KlikDokter, Hendra Tjong.

Cek berita artikel yang lain di Google News

Penulis:Rega|Editor:Redaksi

Berita Terkait

OJK Satukan Industri Keuangan Syariah, Cetak Biru Baru Diluncurkan di Makassar
Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa
Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi
OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030
Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026
Satgas PASTI Tindak 330 Aktivitas Keuangan Ilegal, 11 Pergadaian Ditutup
TelkomGroup Siapkan 4 Teknologi Digital, dari AI hingga Marketplace UMKM
OJK Jatuhkan Denda Rp2,52 Triliun kepada Pelanggar Pasar Modal, DSSA-BREN-CUAN Didenda Rp2,1 Triliun

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:54 WIB

OJK Satukan Industri Keuangan Syariah, Cetak Biru Baru Diluncurkan di Makassar

Minggu, 1 November 2026 - 11:06 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026

Berita Terbaru