AKBP Anggoro Wicaksono Sebut Penggerebekan Kampung Aceh Baru Tahap Awal

Kamis, 7 November 2024 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dirresnarkoba Polda Kepri, AKBP Anggoro Wicaksono

Dirresnarkoba Polda Kepri, AKBP Anggoro Wicaksono

MATAPEDIA6.com, BATAM – Dirresnarkoba Polda Kepri, AKBP Anggoro Wicaksono, memastikan akan ada tindakan selanjutnya untuk menuntaskan peredaran narkotika di Kampung Aceh, Simpang DAM, Muka Kuning, Batam, Kamis (7/11/2024).

“Ini baru tahap awal. 100 hari ke depan, kami akan terus melakukan kegiatan-kegiatan lainnya di Kampung Aceh hingga benar-benar bersih dari peredaran narkoba,” kata AKBP Anggoro.

Anggoro menegaskan, meskipun operasi ini dilakukan secara transparan, ada kemungkinan beberapa bandar narkotika sempat kabur.

Namun, pihaknya berkomitmen untuk terus memaksimalkan operasi di Kampung Aceh hingga setiap sudut bersih dari jejak narkotika.

“Tujuan kami adalah menjadikan Kampung Aceh sebagai kampung yang bersih dari narkobasehingga masyarakat dapat menjalani kehidupan yang layak dan aman,” kata Anggoro.

Dia juga mengatakan kegiatan tersebut untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia bebas dari peredaran narkoba.

Program ini sejalan dengan Asta Cita 100, visi Presiden Prabowo Subianto dalam memerangi narkotika dan menciptakan Indonesia yang lebih bersih.

Dengan penggerebekan dan rencana operasi yang berkelanjutan, diharapkan warga Kampung Aceh dan sekitarnya dapat menikmati lingkungan yang bebas dari ancaman narkoba, serta membangun masa depan yang lebih aman dan sehat bagi generasi muda di wilayah tersebut.

Sementara saat penggerebekan dilakukan penghuni kamar kos dikampung Aceh bahkan berusaha mengelabui petugas dengan mengunci pintu dari luar untuk berpura-pura tidak ada orang di dalam kamar.

Ada juga yang berusaha bersembunyi atau mengaku tidak mendengar adanya penggerebekan.

Salah seorang penghuni wanita bahkan harus “ditemukan” oleh anjing pelacak saat mencoba bersembunyi di kamar kos.

Selain itu, dalam penggerebekan ini, beberapa kamar kos diisi oleh penghuni yang bukan pasangan suami istri namun tinggal bersama.

Salah satu pasangan mengaku baru saja menggunakan sabu malam sebelumnya. Saat didobrak petugas, pasangan tersebut kaget dan mencoba berdalih bahwa mereka hanya tidur.

“Tujuan kami jelas, yaitu menjadikan Kampung Aceh sebagai kampung ‘bersinar’ yang bersih dari narkoba,” tegas Anggoro.

Dia berharap, dengan operasi ini, masyarakat Kampung Aceh bisa meraih kehidupan yang lebih layak dan bebas dari bayang-bayang narkoba.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

WN Malaysia Diperas dan Dianiaya di Hotel Batam, Polisi Bekuk Dua Terduga Pelaku dalam Sehari
Aksi Curi HP di Kasir Toko 24 Jam Simpang Puncak Viral, Pelaku Berpura-pura Isi BBM dan Belanja
Tipu Calon Jemaah Umroh, YP Dibekuk Polsek Batuaji di Hang Nadim
Polda Kepri Tangkap 5 Tersangka Promosi Judi Online Internasional di Batam, Sita Uang Tunai Rp1,3 Miliar
Babak Baru Kasus di Playgroup Djuwita Batam, Polisi Tetapkan Satu Tersangka
Parkir Berhari-hari di Ruko Dekat Hotel Kaliban, Motor Tak Bertuan Diamankan Polsek Batam Kota
Tiga Bulan, Ditresnarkoba Polda Kepri Ungkap 85 Kasus Narkotika dan Selamatkan Ribuan Jiwa
Sidang Dju Seng Hadirkan Ahli Kehutanan, Soroti Kondisi Kawasan Tanjung Gundap

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 14:52 WIB

WN Malaysia Diperas dan Dianiaya di Hotel Batam, Polisi Bekuk Dua Terduga Pelaku dalam Sehari

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:20 WIB

Aksi Curi HP di Kasir Toko 24 Jam Simpang Puncak Viral, Pelaku Berpura-pura Isi BBM dan Belanja

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:18 WIB

Tipu Calon Jemaah Umroh, YP Dibekuk Polsek Batuaji di Hang Nadim

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:32 WIB

Polda Kepri Tangkap 5 Tersangka Promosi Judi Online Internasional di Batam, Sita Uang Tunai Rp1,3 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:17 WIB

Babak Baru Kasus di Playgroup Djuwita Batam, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Berita Terbaru