AKBP Roro Arikawati Meninggal di Tempat Kecelakaan di Batam, Jenazah Diterbangkan ke Magelang

Kamis, 6 Februari 2025 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Kepri melakukan upacara pemberangkatan jenazah AKBP Roro Arikawati Kusumaningdyah di rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri, Kamis (6/2/2025). Matapedia6.com/Dok Humas Polda

Polda Kepri melakukan upacara pemberangkatan jenazah AKBP Roro Arikawati Kusumaningdyah di rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri, Kamis (6/2/2025). Matapedia6.com/Dok Humas Polda

MATAPEDIA6.com, BATAM – Duka menyelimuti jajaran Polda Kepri setelah AKBP Roro Arikawati Kusumaningdyah meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Hang Tuah, Batu Besar, Nongsa, Batam, pada Kamis (6/2/2025) pagi.

Perwira menengah yang menjabat sebagai Kasubbitdalkeu Bidang Keuangan Polda Kepri ini mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan menuju kantor.

Sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sebuah mobil Daihatsu Luxio, menyebabkan korban meninggal di tempat.

Jenazah AKBP Roro Arikawati telah diterbangkan ke kampung halamannya di Magelang, Jawa Tengah.

Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol Tri Yulianto, mengatakan jenazah diberangkatkan dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam, lalu diterbangkan ke Bandara Adi Soemarmo, Solo.

“Dari Solo, jenazah akan dibawa melalui jalur darat menuju Magelang untuk dimakamkan di sana,” ujar Kombes Tri Yulianto.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan yang merenggut nyawa AKBP Roro.

Kasatlantas Polresta Barelang, AKP Afiditya, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) serta olah TKP untuk mengungkap kronologi insiden tersebut.

“Kami telah mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Honda Spacy milik korban dan mobil Daihatsu Luxio yang terlibat kecelakaan. Saat ini, pemeriksaan saksi dan analisis lebih lanjut masih dilakukan,” kata AKP Afiditya.

Untuk mendapatkan gambaran detail kejadian, polisi menggunakan teknologi Traffic Accident Analysis (TAA) milik Korlantas Mabes Polri.

“Alat ini memungkinkan kami melakukan rekonstruksi digital kecelakaan, sehingga kronologi dapat diketahui secara akurat. Kami juga akan melibatkan saksi ahli dalam penyelidikan ini,” tambahnya.

Kecelakaan ini menjadi pukulan berat bagi rekan-rekan korban di Polda Kepri. AKBP Roro Arikawati dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dalam menjalankan tugasnya.

Saat ini, kepolisian terus mendalami kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi.

Dua orang saksi telah dimintai keterangan, sementara polisi masih mengumpulkan bukti tambahan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan tragis ini.

Polda Kepri mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berkendara dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas guna menghindari kejadian serupa.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru