Amsakar Minta Pejabat Pemko Batam Jangan Eksklusif, Harus Hadir di Tengah Masyarakat

Senin, 1 September 2025 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat memberikan komentar di Kantor DPRD Kota Batam, di Batam Centre, Senin (1/9/2025). Matapedia6.com/Luci

Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat memberikan komentar di Kantor DPRD Kota Batam, di Batam Centre, Senin (1/9/2025). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memberikan pesan tegas kepada seluruh pejabat dan pegawai Pemerintah Kota (Pemko) Batam agar tidak bersikap eksklusif dan menjaga jarak dari masyarakat.

Menurutnya, jabatan bukanlah simbol kekuasaan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan kerendahan hati dan kedekatan dengan rakyat.

Pesan tersebut disampaikan Amsakar usai menghadiri dialog terbuka bersama mahasiswa di Kantor DPRD Batam, Senin (1/9/2025).

Dialog yang berlangsung damai ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.

“Saya pikir model dialog ini bagus dan bisa jadi role model secara nasional. Terbuka, saling bicara, dan semua pihak bisa menyampaikan aspirasi dengan baik. Pemerintah harus hadir dan mendengar,” kata Amsakar.

Amsakar secara terbuka menegur sikap pejabat yang masih menampilkan kesan eksklusif.

Baca juga: 13 Mahasiswa Unjuk Rasa, Ratusan Aparat dan Water Cannon Disiagakan di Kantor DPRD Batam

Dia mengingatkan masyarakat tidak butuh simbol jabatan, tapi kehadiran nyata dari para pemimpinnya.

“Tidak ada gunanya jabatan kalau hanya digunakan untuk menjaga jarak dengan masyarakat. Pejabat harus turun langsung, membaur, dan merasakan denyut kehidupan warga,” tegasnya.

Amsakar bahkan mengusulkan agar ke depan, setiap kecamatan mengadakan kegiatan gotong royong secara bergilir.

Menurutnya, kegiatan ini lebih bermakna daripada hanya tampil formal di kantor.

“Kita perlu langkah nyata. Gotong royong bersama warga, turun langsung ke pasar, ke pemukiman, itu yang dibutuhkan. Jangan hanya duduk di balik meja dan merasa sudah bekerja,” kata Amsakar.

Amsakar juga menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa yang menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.

“Saya sampaikan terima kasih kepada mahasiswa. Aspirasi kalian adalah bagian dari ikhtiar membangun Batam dan bangsa ini. Kami tidak akan berhenti di sini, akan kami teruskan ke pusat jika itu bukan kewenangan daerah,” katanya.

Baca juga: Pesta Rakyat Malam Puncak HUT RI ke-80 di Batam Ditunda, Amsakar: Pertimbangkan Eskalasi Nasional

Amsakar mengajak semua elemen masyarakat mulai dari mahasiswa, buruh, pekerja, hingga aparat untuk menjaga keamanan dan ketertiban Batam sebagai rumah bersama.

“Batam ini milik kita semua. Jangan biarkan konflik kecil merusak harmoni yang sudah kita bangun. Kondusifitas ini harus dijaga agar Batam tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan produktif untuk semua,” ujarnya.

Amsakar menegaskan kembali komitmennya untuk membangun pemerintahan yang dekat dengan rakyat dan menjadikan pejabat sebagai pelayan, bukan penguasa.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Rokok Ilegal Manchester Disebut Beredar Masif di Batam, DPRD Pertanyakan Pengawasan Bea Cukai
Dugaan Penganiayaan Anak di Batam, Korban Dirawat dan Terduga Pelaku Diperiksa Polisi
Polda Kepri Tangkap 4 Pengedar Narkoba, Sita 200 Gram Sabu dan 5 Kg Ganja di Batam
Relawan dan Pekerja Dapur MBG Batam Deklarasikan Dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis
OJK Kepri Dorong Warga Batam Lebih Bijak Berutang dan Waspada Penipuan Digital
Dugaan Persoalan Administrasi KB Djuwita Prakarsa Dibahas dalam RDPU DPRD Batam
Antisipasi Aksi “Rayap Besi”, Polresta Barelang Pimpin Patroli Gabungan Lintas Instansi
Kisah Sharifah Nur Nafisya, Siswi MTsN 1 Batam yang Tak Pernah Juara Akademik Kini Menjadi Juara 1 WCR 2026

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:55 WIB

Rokok Ilegal Manchester Disebut Beredar Masif di Batam, DPRD Pertanyakan Pengawasan Bea Cukai

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:34 WIB

Dugaan Penganiayaan Anak di Batam, Korban Dirawat dan Terduga Pelaku Diperiksa Polisi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:54 WIB

Polda Kepri Tangkap 4 Pengedar Narkoba, Sita 200 Gram Sabu dan 5 Kg Ganja di Batam

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:43 WIB

OJK Kepri Dorong Warga Batam Lebih Bijak Berutang dan Waspada Penipuan Digital

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:37 WIB

Dugaan Persoalan Administrasi KB Djuwita Prakarsa Dibahas dalam RDPU DPRD Batam

Berita Terbaru