Budi Ngobras: Kemenag Batam Bangun Dialog Terbuka Jaga Kerukunan

Jumat, 20 Juni 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kemenag Batam Budi Dermawan saat Budi Ngobras dengan wartawan di Tiban, Jumat (20/6/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

Kepala Kemenag Batam Budi Dermawan saat Budi Ngobras dengan wartawan di Tiban, Jumat (20/6/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kepala Kantor Kemenag Batam, H. Budi Dermawan, menggagas forum komunikasi terbuka bertajuk ‘Budi Ngobras’ Program Budi Ngobras bangun ukhuwah dalam inspirasi bareng awak media sebagai langkah aktif memperkuat kerukunan umat beragama di Batam.

Forum ini mempertemukan Kemenag dengan wartawan membuka ruang dialog dua arah untuk menyerap masukan langsung dari lapangan yang digelar di Tiban, Kecamatan Sekupang pada Jumat (20/6/2025),

Budi menyebut, bahwa komunikasi yang jujur dan data yang akurat menjadi fondasi utama kebijakan keagamaan.

“Pemimpin harus kuasai data dan bangun komunikasi yang sehat. Kritik dan masukan sangat kami butuhkan,” ujar Budi saat buka sesi dialog pada wartawan.

Ia menekankan bahwa ‘Budi Ngobras’ bukan sekadar seremoni, melainkan forum strategis untuk menyerap persoalan riil, menyampaikan arah kebijakan, dan menyelesaikan masalah secara musyawarah.

Budi juga mengingatkan bahwa indeks kerukunan umat beragama tidak cukup diukur dari angka saja, tetapi juga dari partisipasi aktif semua pihak dalam menjaga keharmonisan.

Sebagai pejabat yang beberapa bulan baru dilantik, Budi mengaku masih perlu banyak mendengar dan menyerap informasi dari lapangan. Ia secara terbuka mengundang kritik demi memperbaiki pelayanan Kemenag di Batam.

“Saya belum tahu banyak kondisi di lapangan. Maka, masukan sangat penting agar kami tidak salah langkah,” tegasnya.

Budi juga menyoroti peran krusial media dalam menyebarkan informasi ke masyarakat. Ia menyebut keterlambatan informasi sering kali terjadi karena komunikasi yang tidak terjalin dengan baik.

“Kalau tidak ada media, informasi strategis bisa tertahan. Kami ingin media jadi mitra kami,” tambahnya.

Kemenag, kata Budi, bertanggung jawab atas semua agama, bukan hanya Islam. Ia menegaskan bahwa pembinaan dan pengawasan berlaku bagi seluruh umat beragama, termasuk aliran kepercayaan, agar berjalan sesuai aturan.

“Kami mendampingi semua agama. Karena itu, sinergi sangat diperlukan,” ujarnya.

Melalui program “Budi Ngobras”, Budi berharap terbangun sinergi yang kuat antara Kemenag, masyarakat, dan media untuk menciptakan Batam sebagai kota yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga religius dan damai dalam keberagaman.

“Visi kami adalah membina masyarakat yang beriman dan bertaqwa. Kalau semua stakeholder mau bekerja sama, saya yakin kita bisa menjaga kerukunan ini bersama-sama,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Andika Setiawan, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan mediasi dan pembinaan langsung ke sekolah terkait persoalan teknis di lapangan.

“Kami sudah turun langsung, memberikan pembinaan dan sosialisasi agar pelayanan pendidikan berjalan sesuai standar,” ungkap Andika.

Sementara itu, Staf Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Resdin Efendi Pasaribu, menyoroti pentingnya kelancaran arus informasi antara media dan internal Kemenag.

“Kalau informasi tidak sampai ke kami lebih dulu, penanganan bisa terlambat. Media adalah mitra strategis,” jelasnya.

Resdin menegaskan bahwa komunikasi terbuka sangat penting untuk mencegah kesalahpahaman sekaligus mempercepat solusi.

“Kalau ada masalah, sampaikan. Kalau ada inisiatif baik, mari sebarkan bersama,” tuturnya.

Penulis:Rega|Editor:Miezon

 

Berita Terkait

Kemenag Batam Ajak Warga Hadiri Malam Cinta Rasul Cinta Negeri, Habib Syech hingga Ketua MPR Dijadwalkan Hadir
Lima Satker Polda Kepri Raih Predikat Pelayanan Prima Kapolri, Polresta Barelang hingga Ditreskrimum 
Rutan Batam Pindahkan 49 Warga Binaan, Langkah Kurangi Overkapasitas dan Optimalkan Pembinaan
BNN RI Bongkar Jaringan Internasional Penyelundup Narkotika dari Malaysia di Batam
Srikandi PLN Batam Edukasi 450 Santri soal Keselamatan, Serahkan APAR dan Rambu K3 ke PPIT Imam Syafi’i
Polsek Lubuk Baja Razia Arena Game Sky City di Batam Usai Dugaan Judi, Hasil Pemeriksaan Tak Temukan Unsur Pidana
BP Batam Wajibkan Pemegang Alokasi Tanah Lapor Progres Pembangunan, Batas Akhir 31 Agustus 2026
PLN Batam Teken PJBTL 2 x 345 MVA dengan Altiva, Dukung Pengembangan Data Center Nongsa

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Kemenag Batam Ajak Warga Hadiri Malam Cinta Rasul Cinta Negeri, Habib Syech hingga Ketua MPR Dijadwalkan Hadir

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:58 WIB

Lima Satker Polda Kepri Raih Predikat Pelayanan Prima Kapolri, Polresta Barelang hingga Ditreskrimum 

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:48 WIB

Rutan Batam Pindahkan 49 Warga Binaan, Langkah Kurangi Overkapasitas dan Optimalkan Pembinaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:31 WIB

BNN RI Bongkar Jaringan Internasional Penyelundup Narkotika dari Malaysia di Batam

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:24 WIB

Srikandi PLN Batam Edukasi 450 Santri soal Keselamatan, Serahkan APAR dan Rambu K3 ke PPIT Imam Syafi’i

Berita Terbaru