Dekranasda Batam Siap Angkat Tenun Ngenang ke Pasar Nasional

Kamis, 14 Agustus 2025 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar saat mengunjungi rumah tenun Tok Dayang di Pulau Ngenang, Kecamatan Nongsa, Kamis (14/8/2025). Matapedia6.com/Diskominfo

Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar saat mengunjungi rumah tenun Tok Dayang di Pulau Ngenang, Kecamatan Nongsa, Kamis (14/8/2025). Matapedia6.com/Diskominfo

MATAPEDIA6.com, BATAM – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam, Hj. Erlita Amsakar, menyambangi rumah tenun Tok Dayang di Pulau Ngenang, Kecamatan Nongsa, Kamis (14/8/2025).

Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan langsung terhadap para perajin tenun lokal agar terus berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Dalam pertemuan hangat itu, Erlita menyampaikan kebanggaannya atas kualitas tenun yang dihasilkan masyarakat setempat.

“Silaturahmi pagi ini sangat berkesan. Alhamdulillah, hasil tenunnya sudah bagus, mudah-mudahan ke depan semakin baik lagi,” ujar Erlita.

Erlita menegaskan Dekranasda siap mengatasi kendala yang dihadapi para penenun, terutama terkait ketersediaan bahan baku, sekaligus aktif mempromosikan produk tenun Ngenang.

Baca juga: BP Batam Luncurkan MANTAB, Atasi Pengangguran dan Perkuat Daya Saing SDM

“Apa yang kurang akan kita benahi. Jangan sampai kita kalah dengan daerah lain. Saya siap membantu promosi agar produk ini semakin dikenal,” kata Ketua TP-PKK Kota Batam tersebut.

Tak hanya itu, Erlita juga mengungkapkan cita-citanya menghadirkan pusat oleh-oleh khas Batam yang memamerkan beragam kerajinan lokal, termasuk tenun Ngenang sebagai salah satu produk unggulan.

Sekretaris Dekranasda Kota Batam, Januar Arka, menambahkan rumah tenun Tok Dayang dirintis sejak 2018.

Awalnya pembinaan dilakukan di daratan Batam, namun perkembangan kurang optimal hingga akhirnya tim menemukan potensi besar di Pulau Ngenang.

“Kita mulai dengan melatih lima orang, lalu mencarikan dukungan CSR dari Bank Mandiri, Bank Riau Kepri, hingga Bank Indonesia untuk penguatan pelatihan,” jelas Januar.

Baca juga: Buralimar Pimpin BWI Batam, Siap Wujudkan Pengelolaan Wakaf Transparan dan Profesional

Januar berharap program ini terus berlanjut dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat pesisir Batam.

Dengan dukungan Dekranasda, tenun Ngenang diproyeksikan tak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga mampu menembus pasar nasional bahkan internasional.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru