Disperindag dan Polresta Barelang Cek Takaran Minyak Kita di Pasar Batam

Rabu, 12 Maret 2025 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Disperindag dan Polresta Barelang Cek takaran minyak kita di beberapa pasar di Batam, pastikan isi takaran sesuai dengan yang tertera di dalam kemasan, Rabu (12/3/2025). Matapedia6.com/ Luci

Disperindag dan Polresta Barelang Cek takaran minyak kita di beberapa pasar di Batam, pastikan isi takaran sesuai dengan yang tertera di dalam kemasan, Rabu (12/3/2025). Matapedia6.com/ Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Polresta Barelang bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap takaran dan isi kemasan minyak goreng merek Minyak Kita di beberapa pasar di Batam, Rabu (12/3/2025).

Sidak ini berlangsung di Pasar Legenda dan Pasar Botania I serta II, dengan tujuan memastikan konsumen mendapatkan produk sesuai standar yang telah ditetapkan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Debby Andrestian serta Kepala Disperindag Kota Batam Gustian Riau.

Dalam inspeksi tersebut, petugas mendatangi sejumlah toko dan kios guna mengecek volume minyak yang tertera pada kemasan, baik untuk ukuran satu liter maupun dua liter.

Gustian Riau mengungkapkan di Batam, distribusi Minyak Kita berasal dari tiga distributor, yaitu satu dari Jakarta, satu dari Medan, dan satu lagi dikemas langsung di Batam.

Berdasarkan pemeriksaan kali ini, diketahui bahwa takaran minyak dalam kemasan sesuai dengan yang tertera di label.

“Jadi untuk Minyak Kita di Kota Batam kondisinya aman, tidak ada pengurangan takaran,” ujar Gustian Riau.

Meski hasil pemeriksaan di Batam menunjukkan takaran yang sesuai, di beberapa daerah lain ditemukan indikasi pengurangan isi kemasan Minyak Kita.

Sidak ini juga dilaksanakan menyusul temuan Menteri Pertanian Amran Sulaiman
Hal ini memicu respons cepat dari Menteri di Jakarta.

Dalam inspeksi yang dilakukan di Jakarta, Menteri Pertanian menemukan adanya perbedaan antara volume minyak dalam kemasan dan takaran yang tertera.

Sejumlah sampel produk yang diuji ternyata menunjukkan kekurangan takaran hingga 50-100 ml per liter.

“Kami tidak akan mentolerir praktik yang merugikan masyarakat ini. Produsen dan distributor yang terbukti mengurangi takaran akan dikenakan sanksi tegas,” kata Amran.

Pemerintah berkomitmen memastikan minyak subsidi tetap tersedia dengan harga terjangkau dan kualitas yang sesuai standar.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan
PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026
Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara
Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap
Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam
Pembacokan di PJB Sagulung, Korban Terjebak di Drainase dan Pelaku Masih Diburu Polisi 
Polisi Tangkap 2 Pria, Diduga Aniaya Pekerja Proyek di Sagulung Batam karena Persoalan Gaji
Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:57 WIB

PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam

Berita Terbaru