Indosat Jadi Satu-satunya Telco Indonesia Masuk Fortune 100 Best Companies to Work For

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Karyawan Indosat. Foto:Ist

Karyawan Indosat. Foto:Ist

MATAPEDIA6.com, JAKARTA— Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) kembali mengangkat nama Indonesia di tingkat internasional. Indosat menembus daftar 2025 Fortune Best Companies to Work For Southeast Asia, menjadikannya satu-satunya perusahaan telekomunikasi asal Indonesia yang lolos dari seleksi ketat bersama para raksasa industri Asia Tenggara.

Penghargaan ini menegaskan keberhasilan Indosat mendorong transformasi digital berbasis manusia, mempercepat lahirnya talenta AI-native, serta membangun lingkungan kerja yang inklusif dan sehat bagi karyawan.

Indosat terus mengintegrasikan kecerdasan artifisial ke operasi harian—mulai dari efisiensi energi, dukungan sales dalam pengelolaan stok, hingga rekomendasi karir yang lebih personal.

Baca juga: Indosat AIvolusi5G: Otak Cerdas di Balik Jaringan Kepri yang Makin Gesit dan Tahan Serangan Digital

Untuk mempercepat adopsi ini, Indosat merilis berbagai solusi AI internal. Salah satunya Administration Assistant Robotic Indosat (ASTRID), asisten virtual HR yang menyederhanakan proses administrasi dan memberi respons cepat bagi karyawan. Langkah ini diperkuat pelatihan AI skala perusahaan agar seluruh karyawan siap berkolaborasi dengan AI.

Upaya tersebut melahirkan program berdampak luas. Indonesia AI Center of Excellence memperkuat kompetensi AI nasional.

Sahabat AI menghadirkan model bahasa besar (LLM) open source berbahasa Indonesia agar teknologi lebih mudah diakses publik. Indosat juga menjalankan AI Anti-Spam dan Anti-Scam untuk melindungi jutaan pelanggan.

Di sisi budaya perusahaan, Indosat menegakkan inklusivitas dan memastikan setiap orang dihargai.

Di tengah rendahnya partisipasi perempuan di dunia kerja (54%), perusahaan menargetkan kenaikan jumlah pemimpin perempuan dan memprioritaskan kesejahteraan karyawan.

Baca juga:Indosat Salurkan Paket Khusus Bencana untuk Pelanggan Terdampak di Aceh, Sumut dan Sumbar

Indosat memperkuat aspek well-being lewat klinik kesehatan, layanan psikolog dan dukungan mental, komunitas hobi serta olahraga, hingga program sosial.

Dari sisi finansial, Indosat menawarkan kompensasi kompetitif, insentif kinerja, dan bantuan untuk momen-momen penting karyawan.

Perusahaan juga membuka jalur pengembangan karir melalui 400+ pelatihan per tahun dan 25.000 kursus online. Program penghargaan internal memastikan setiap kontribusi diapresiasi.

President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan arah besar transformasi ini.

“Kami membangun talenta AI-native bukan hanya untuk mempersiapkan masa depan perusahaan, tapi juga masa depan karyawan. Ketika mereka menguasai AI, mereka mempercepat kinerja bisnis sekaligus membuka peluang karir baru di era kolaborasi manusia dan AI,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (11/12/2025).

Indosat kini melayani hampir 100 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Pada kuartal III 2025, pendapatan tumbuh 3,8% dan laba bersih melonjak 29,1% dibanding kuartal sebelumnya—bukti bahwa pemberdayaan karyawan berdampak langsung pada performa bisnis.

“Ketika kami menjaga kesejahteraan dan pertumbuhan karyawan, mereka menjaga bisnis kami. Bersama, kita memperkuat Indonesia,” tutup Vikram.

Baca juga:Indosat Gerak Cepat Pulihkan Layanan di Tengah Banjir Bandang Sumatra Utara

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

OJK Satukan Industri Keuangan Syariah, Cetak Biru Baru Diluncurkan di Makassar
Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa
Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi
OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030
Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026
Satgas PASTI Tindak 330 Aktivitas Keuangan Ilegal, 11 Pergadaian Ditutup
TelkomGroup Siapkan 4 Teknologi Digital, dari AI hingga Marketplace UMKM
OJK Jatuhkan Denda Rp2,52 Triliun kepada Pelanggar Pasar Modal, DSSA-BREN-CUAN Didenda Rp2,1 Triliun
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:54 WIB

OJK Satukan Industri Keuangan Syariah, Cetak Biru Baru Diluncurkan di Makassar

Minggu, 1 November 2026 - 11:06 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026

Berita Terbaru