Jelang Ramadan, Pertamina dan Pemkot Banda Aceh Sidak SPBU dan Pangkalan LPG

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina bersama pemko sidak di SPBU wilayah Aceh beberapa hari lalu. Foto:Istimewa

Pertamina bersama pemko sidak di SPBU wilayah Aceh beberapa hari lalu. Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, ACEH— Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bergerak cepat menjelang Ramadan dan Idulfitri. Bersama Pemerintah Kota Banda Aceh melalui UPTD Metrologi Legal, mereka menyisir SPBU dan pangkalan LPG untuk memastikan takaran tepat, kualitas terjaga, dan stok aman.

Tim turun langsung ke SPBU 14.232.485 Simpang Jam dan SPBU 13.232.413 Lhong Raya. Mereka juga memeriksa Pangkalan LPG 3 Kg Berkat Alam Jaya di Lhong Cut, Banda Raya serta Pangkalan LPG 3 Kg Beusarie Niaga di Suka Ramai, Baiturrahman. Fokusnya jelas: lindungi konsumen dan jaga kepercayaan publik saat kebutuhan energi meningkat.

Kepala UPTD Metrologi Legal Kota Banda Aceh, Fikri, memastikan seluruh alat ukur dan dispenser BBM memenuhi ketentuan Kementerian Perdagangan. “Kami cek langsung bersama Pertamina. Hasilnya, takaran di seluruh SPBU yang diperiksa sesuai aturan. Tidak ada penyimpangan,” tegasnya.

Tim juga menimbang tabung LPG 3 kilogram di sejumlah pangkalan. Hasilnya, berat tabung kosong berada di kisaran standar sekitar 5 kilogram, sedangkan tabung terisi berada di kisaran 8 kilogram dengan tetap dalam batas toleransi regulasi. Distribusi LPG 3 kilogram di Banda Aceh dinilai lancar, dengan harga sesuai ketentuan yakni Rp18.000 per tabung.

Baca juga:Bengkong Naik Level, AURUM Hadirkan SOBIZ 24/7 Tangkap Lonjakan Wisata Batam

Selain akurasi takaran, tim memantau stok. Hasil sidak menunjukkan cadangan BBM dan LPG di Banda Aceh dan sekitarnya masih aman. Kondisi ini memberi ruang bagi masyarakat menjalani Ramadan tanpa kekhawatiran pasokan.

Sales Area Manager Aceh, Misbah Bukhori, menegaskan pihaknya meningkatkan intensitas monitoring menjelang hari besar keagamaan. “Kami pastikan setiap liter BBM dan setiap tabung LPG yang diterima masyarakat sesuai standar mutu dan takaran. Distribusi harus lancar, masyarakat harus tenang,” ujarnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan sinergi dengan pemerintah daerah menjadi bentuk transparansi sekaligus komitmen perlindungan konsumen. Pertamina, kata dia, menjaga kualitas, kuantitas, dan ketersediaan energi secara konsisten.

Pertamina mengimbau warga tidak melakukan pembelian berlebihan. Pasokan energi di Banda Aceh terpantau aman dan terus diawasi. Untuk informasi layanan BBM dan LPG, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

Baca juga:Perkuat Ketahanan Risiko Iklim, OJK dan Inggris Luncurkan Working Group Pembiayaan Iklim

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru