Kapal MT Amber 82 Tanpa Awak Tanpa Muatan Kandas di Teluk Sebong Bintan

Kamis, 16 Januari 2025 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi kapal Tanker MT Amber 82 yang ditemukan tanpa awak dan tanpa muatan kandas diperairan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (15/1/2025). Matapedia6.com/Dok KPLP

Kondisi kapal Tanker MT Amber 82 yang ditemukan tanpa awak dan tanpa muatan kandas diperairan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (15/1/2025). Matapedia6.com/Dok KPLP

MATAPEDIA6.com, BINTAN – Kapal tanker, MT Amber 82, tanpa kru, muatan, maupun bendera, diduga hanyut terbawa arus akibat cuaca buruk dan ditemukan kandas di perairan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (15/1/2025).

Bangkai kapal besar tersebut menarik perhatian warga setempat sejak ditemukan kandas di Bintan. Kondisi kapal tersebut terlihat sudah rusak dan seperti sudah lama tidak digunakan.

Kepala Pangkalan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Kelas II Tanjung Uban, Sugeng Riyono, menyebut pihaknya langsung mengerahkan KN Sarotama P.112 bersama tim penyelamat untuk memastikan laporan dari masyarakat.

“Kami menerima laporan dari warga dan langsung menuju lokasi pada koordinat 1°8.921’N – 104°17.989’E. Setibanya di lokasi, kami mendapati kapal MT Amber 82 tanpa kru, muatan, atau penerangan. Kapal ini diduga sudah lama tidak beroperasi,” kata Sugeng, Kamis (16/1/2025).

Sugeng menjelaskan kapal dalam kondisi berkarat dan beberapa tiangnya sudah rusak.

Dia juga memastikan kapal tidak menimbulkan pencemaran laut dan rencananya Kapal tersebut akan ditarik ke Pangkalan PLP Tanjung Uban untuk proses lebih lanjut.

“Kami akan segera menarik kapal ini sebagai barang bukti. Saat ini kapal sudah kami beri garis polisi dan diawasi ketat,” tegas Sugeng.

Di lokasi kandasnya kapal, tim PLP bekerja sama dengan KUPP Tanjung Uban, Lanal Bintan, dan Polairud Polres Bintan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Fokus utama saat ini adalah mengidentifikasi asal-usul kapal, termasuk siapa pemiliknya.

“Kami sedang melakukan pengembangan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal, kapal ini diduga telah lama mengapung di laut tanpa fungsi,” kata Sugeng.

Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan untuk menentukan mekanisme evaluasi kapal dari lokasi kandas.

Kandasnya kapal MT Amber 82 ini menjadi perhatian serius, mengingat potensi bahaya yang bisa ditimbulkan oleh kapal tak berawak di perairan.

Warga yang tinggal di sekitar perairan Teluk Sebong diimbau untuk melaporkan kejadian serupa jika menemukan benda mencurigakan di laut.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun
Miris! Bayi di Bengkong Batam Tewas Dicekik dan Dibanting Pengasuh
Polisi Tangkap Suami Siri Korban Pembunuhan yang Mayatnya Ditemukan Membusuk di Hutan Sekupang
Motor Raib Saat Salat hingga Tidur: Polsek Sagulung Ringkus Pelaku, 17 Motor Diamankan
Terdakwa Kasus Kematian Calon LC di Batam Akui Menyesal, Keluarga Siap Besarkan Anak Korban
Kapal MV Ocean Porter Berbendera Tanzania Bawa 2,6 Ton Sabu Cair Dicegat Tim Gabungan di Bengkalis
Tuntutan Dju Seng Ditunda untuk Keempat Kalinya, Ini Alasannya
Carolein Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara di Kasus Gelapkan Mobil Rental 

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:43 WIB

Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Miris! Bayi di Bengkong Batam Tewas Dicekik dan Dibanting Pengasuh

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Polisi Tangkap Suami Siri Korban Pembunuhan yang Mayatnya Ditemukan Membusuk di Hutan Sekupang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Motor Raib Saat Salat hingga Tidur: Polsek Sagulung Ringkus Pelaku, 17 Motor Diamankan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Terdakwa Kasus Kematian Calon LC di Batam Akui Menyesal, Keluarga Siap Besarkan Anak Korban

Berita Terbaru