Kapolda Kepri Ajak Masyarakat Batam Jaga Persatuan dan Kondusivitas Daerah

Senin, 26 Januari 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin. Foto:Dok/Humas Polda

Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin. Foto:Dok/Humas Polda

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin mengajak seluruh masyarakat Kota Batam menjaga persatuan dan situasi kondusif di tengah dinamika sosial serta pemerintahan yang terus berkembang.

Ia menegaskan stabilitas keamanan menjadi fondasi utama keberlangsungan Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

Imbauan tersebut disampaikan Irjen Pol Asep Safrudin dalam keterangan resmi di Mapolda Kepri, dilansir pada Senin (26/1/2026).

Kapolda menyoroti beragam perbedaan pandangan yang mengemuka di ruang publik. Ia menegaskan keberagaman masyarakat Kepri, khususnya Batam, merupakan kekuatan yang harus dirawat, bukan sumber perpecahan. Menurutnya, filosofi “Kepri Rumah Bersama” harus menjadi pegangan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Perbedaan pandangan politik maupun sosial adalah hal yang wajar. Namun semuanya harus tetap berada dalam koridor hukum dan menjunjung persatuan,” tegasnya.

Irjen Pol. Asep Safrudin mengingatkan pentingnya menjaga marwah Batam sebagai kawasan strategis ekonomi nasional. Ia menilai iklim investasi dan pembangunan membutuhkan stabilitas keamanan yang kuat serta dukungan seluruh elemen masyarakat.

Baca juga:Iman Sutiawan: Amsakar–Li Claudia Berjuang Benahi Air, Warga Batam Diminta Beri Dukungan Penuh

Dalam konteks kebangsaan, Kapolda mengajak masyarakat kembali menghayati makna Bhinneka Tunggal Ika sebagai komitmen bersama, bukan sekadar slogan. Ia menekankan bahwa perbedaan latar belakang tidak boleh mengaburkan satu tujuan besar, yakni persatuan bangsa.

“Di Batam, kita berasal dari berbagai latar belakang. Namun kita adalah satu keluarga besar yang hidup di rumah yang sama,” ujarnya.

Kapolda Kepri juga menegaskan dukungan penuh Polri terhadap jalannya pemerintahan Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Amsakar Ahmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra. Ia meminta masyarakat memberi ruang bagi pemerintah untuk bekerja serta melakukan penilaian secara objektif.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang berpotensi memecah belah persatuan.

“Jangan biarkan provokasi merusak kebersamaan kita. Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kita mencari titik temu di tengah perbedaan, bukan memperlebar jurang,” kata Irjen Pol Asep Safrudin.

Menutup pernyataannya, Kapolda Kepri menginstruksikan seluruh jajaran Polda Kepri memperkuat langkah preventif serta menjalin komunikasi intensif dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

“Batam yang aman adalah kunci kesejahteraan bersama. Mari kita jaga kota ini agar tetap nyaman untuk tinggal dan bekerja,” pungkasnya.

Baca juga:Danlanud Hang Nadim Gelar Golf Tournament 2026, Perkuat Sinergi Forkopimda Batam–Kepri 

Editor:Zalfirega

 

 

 

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru