Kejari Batam Tetapkan Direktur PT DAS Tersangka, Diduga Korupsi Pajak Hotel Da Vienna

Senin, 6 Oktober 2025 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka Ao saat digiring ke mobil Kejari Batam usai pemeriksaan pada Senin (6/10/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

Tersangka Ao saat digiring ke mobil Kejari Batam usai pemeriksaan pada Senin (6/10/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM– Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam menetapkan seorang pria berinisial AO, Direktur PT Daviena Alam Semesta (DAS) tersangka dugaan korupsi penerimaan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) jasa hotel senilai Rp3,78 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam I Wayan Wiradarma, menyebut, bahwa AO sejak 2020 hingga 2024 tidak menyetorkan penerima pajak barang dan jasa tertentu (PBJT). Alih-alih membayar kewajiban, dana justru dipakai untuk kepentingan pribadi.

“Pemerintah Kota Batam sebenarnya sudah melakukan pendekatan persuasif, bahkan memasang spanduk di lokasi. Namun tersangka tidak menunjukkan itikad baik,” ujarnya didampingi Kasi Pidsus, Tohom Hasiholan pada wartawan, Senin (6/10/2025).

Baca juga: Kejari Batam Kawal Koperasi Merah Putih, Cegah Korupsi dan Penyimpangan

Lebih parah lagi, pada akhir 2024 AO justru mengalihkan kepemilikan hotel ke PT Mahkota Metro Indonesia—diduga untuk lepas dari tanggung jawab.

Tim Kejari Batam telah memeriksa 18 saksi dan sejumlah ahli, serta mengantongi empat alat bukti sah.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam I Wayan Wiradarma bersama Kasi Pidsus dalam jumpa pers, Senin (6/10/2025). Foto: Zalfirega/matapedia

“Hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) memastikan kerugian negara mencapai Rp3,785,520,316,78,” sebut Wiradarma.

Dengan bukti itu, AO dijerat Pasal 2 dan/atau Pasal 3 UU Tipikor. Untuk mencegah hambatan penyidikan, ia langsung ditahan 20 hari ke depan di Rutan Batam.

Baca juga:Kejari Batam Terima Pelimpahan Tahap II Kasus Sabu 2 Ton, Enam Tersangka Diserahkan BNN

“Kami terus mendalami fakta hukum. Tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang ikut dimintai pertanggungjawaban. Jika ada upaya menghalangi penyidikan, akan kami tindak tegas,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi alarm keras: pajak yang seharusnya masuk ke kas daerah demi pembangunan Batam, justru masuk kantong pribadi.

Baca juga: Kejari Batam Dalami Dugaan Korupsi Pajak Hotel Da Vienna, Puluhan Dokumen Disita

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

Berita Terkait

Sidang PNBP Pandu Tunda BP Batam: Saksi Tegaskan Lisa Yulia Tak Kendalikan Keuangan
Pedagang di Jambi Resah, Peredaran Uang Palsu Kembali Marak Jelang Ramadan
Kejadian Berulang, Amsakar Minta Disnaker Batam Beri Teguran Keras ke PT ASL
Rekonstruksi Pembunuhan Kekasih di Batam: 37 Adegan Terungkap, Cekikan Jadi Aksi Mematikan
Kebakaran Kapal Kembali Terjadi PT ASL Shipyard Batam, Korban Jiwa Belum Diketahui
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengeroyokan Jukir di Batam
Remaja di Batam Ditangkap Polisi Terungkap Curi Motor 15 Kali, Aksinya Berakhir di Polsek Sekupang
Belasan Kios Kuliner di Mega Legenda Batam Hangus Terbakar, Polisi Masih Lidik Penyebab Kebakaran

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:10 WIB

Sidang PNBP Pandu Tunda BP Batam: Saksi Tegaskan Lisa Yulia Tak Kendalikan Keuangan

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:12 WIB

Pedagang di Jambi Resah, Peredaran Uang Palsu Kembali Marak Jelang Ramadan

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:53 WIB

Kejadian Berulang, Amsakar Minta Disnaker Batam Beri Teguran Keras ke PT ASL

Senin, 26 Januari 2026 - 21:57 WIB

Rekonstruksi Pembunuhan Kekasih di Batam: 37 Adegan Terungkap, Cekikan Jadi Aksi Mematikan

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:20 WIB

Kebakaran Kapal Kembali Terjadi PT ASL Shipyard Batam, Korban Jiwa Belum Diketahui

Berita Terbaru