Kemenlu RI Apresiasi Perkembangan Investasi di Batam

Rabu, 27 Maret 2024 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Diplomat Ahli Utama Kemenlu RI, Dr. Sudjatmiko (batik hijau) saat melakukan kunjungan kerja ke BP Batam. Foto:Humas BP Batam

Diplomat Ahli Utama Kemenlu RI, Dr. Sudjatmiko (batik hijau) saat melakukan kunjungan kerja ke BP Batam. Foto:Humas BP Batam

MATAPEDIA6.com, BATAM-BP Batam melalui Kepala Bidang Fasilitasi Investasi dan Peningkatan Daya Saing, Ali Mukhtar menerima kunjungan kerja dari Kementerian Luar Negeri, Selasa (26/3/2024).

Ali menjelaskan, sejumlah peluang investasi pun menjadi pembahasan utama dalam kunjungan tersebut. Khususnya terhadap perkembangan sektor industri semikonduktor.

Ia mengatakan, Kementerian Luar Negeri memberikan perhatian serius terhadap potensi investasi industri semikonduktor (perangkat pengantar listrik). Mengingat, industri tersebut menjadi salah satu keunggulan Indonesia di era pesatnya teknologi informasi dewasa ini.

“Industri jenis ini (semikonduktor) sangat dibutuhkan dalam perkembangan teknologi ke depan. Ini yang menjadi fokus diskusi kami tadi,” ujar Ali usai memimpin jalannya pertemuan.

Ia mengungkapkan, pemerintah melalui BP Batam pun akan berupaya maksimal untuk membujuk calon investor guna merealisasikan investasi di bidang tersebut.

Apalagi Batam memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP) yang berfungsi sebagai jembatan digital antara Indonesia – Singapura.

Kehadiran NDP sendiri diyakini mampu menarik investasi di sektor semikonduktor ke depannya.

“Sesuai instruksi Kepala BP Batam, kami berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi investor. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan nilai realisasi investasi ke depan sehingga berdampak terhadap ekonomi Batam, termasuk bagi pengembangan sektor semikonduktor,” pungkasnya.

Sementara, Diplomat Ahli Utama Kemenlu RI, Dr. Sudjatmiko mengapresiasi perkembangan investasi di Batam.

Menurut Sudjatmiko, Batam juga berpeluang besar untuk menyerap investasi di sektor semikonduktor ke depan.

Salah satu potensi besar yang menjadi lirikan adalah pengembangan KEK NDP sebagai pusat digital atau data center.

“Diskusi kita hari ini guna membahas pengembangan industri semikonduktor. Tujuan kami datang adalah untuk mendukung diplomasi ekonomi, dengan tujuan nilai investasi di Indonesia bisa meningkat,” ujarnya. (*)

 

Cek berita artikel lainnya di Google News

Berita Terkait

IHSG Bergejolak, Pertumbuhan Investor Pasar Modal Kepri Tembus 50 Persen
BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen, GWM Bank Turun Mulai November 2026
BEI Sesuaikan Batas ARB Saham Murah, Ini Aturan Baru yang Berlaku
Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham Rp4 Triliun, Sisa Anggaran Lebih dari Rp3 Triliun
IM3 Platinum Tawarkan Bundling iPhone 18 Pro dengan Kuota 175 GB dan Roaming Gratis di 20 Negara
OJK Perbarui Aturan Rencana Bisnis Bank, Perkuat Strategi dan Pengawasan Berbasis Risiko
OJK Dorong Generasi Muda Pahami Peluang dan Risiko Tokenisasi Aset
Telkom Rampungkan Penataan 24 Anak Usaha, Bidik Valuasi Rp550 Triliun pada 2030
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:27 WIB

IHSG Bergejolak, Pertumbuhan Investor Pasar Modal Kepri Tembus 50 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:39 WIB

BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen, GWM Bank Turun Mulai November 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:15 WIB

BEI Sesuaikan Batas ARB Saham Murah, Ini Aturan Baru yang Berlaku

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham Rp4 Triliun, Sisa Anggaran Lebih dari Rp3 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:11 WIB

IM3 Platinum Tawarkan Bundling iPhone 18 Pro dengan Kuota 175 GB dan Roaming Gratis di 20 Negara

Berita Terbaru

Tiga terduga pelaku membuat laporan palsu diamankan Polsek Batu Ampar. Foto:Dok. Polsek

Hukum Kriminal

Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap

Jumat, 23 Okt 2026 - 19:14 WIB