KKP dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster di Batam, Nilainya Rp 90 Miliar

Kamis, 22 Agustus 2024 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bea cukai dan Karantina serta KKP hingga Kejaksaan menunjukkan benih Lobster saat mau dilepas di Barelang, Kamis (22/8/2024). Foto:rega/matapedia

Bea cukai dan Karantina serta KKP hingga Kejaksaan menunjukkan benih Lobster saat mau dilepas di Barelang, Kamis (22/8/2024). Foto:rega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Bea Cukai menggagalkan penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) sebanyak 795.500 ekor senilai RP 90 miliar di Batam, Kepulauan Riau.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Pung Nugroho Saksono menuturkan BBL sejumlah  795.500 ekor terdiri dari 783.200 lobster pasir dan 12.300 lobster mutiara yang disimpan di dalam 80 box.

“PSDKP dan Bea Cukai telah melakukan operasi bersama di laut Batam. Alhamdulillah berhasil kami amankan dan penangkapan ini merupakan penangkapan terbesar sepanjang tahun 2024, ini komitmen kami untuk terus memberantas penyelundup BBL baik di darat maupun di laut,” ujar Ipunk dalam konferensi pers di Barelang Batam, Kamis (22/8/2024).

Ipunk juga menjelaskan, BBL tersebut akan dilepas liarkan di perairan pulau Galang Baru, Kepri.

“Sebanyak 10 box akan dibudidayakan dibalai pembudidaya air laut milik KKP,” kata Ipunk.

Di tempat yang sama Kepala Bea Cukai Batam Rizal menyebut benih Lobster dibawa oleh dua orang mengunakan kapal speed boat ASC tujuan ke negara tetangga. Beruntung petugas dapat mencegah kapal tersebut.

Namun dua kurir kapal berhasil lolos dari kejaran petugas. Informasi pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat ditindaklanjuti bersama.

“Sekitar pukul 21:00 WIB dilakukan pengejaran sampai ke hutan bakau, namun kedua kurir tersebut melarikan diri menyeburkan diri ke laut,” ujarnya.

Berdasarkan dugaan sementara benih Lobster bakal diselundupkan ke negara Vietnam dan Singapura melalui jalur laut.

“Kuat dugaan dibawah ke negara Vietnam,” tumpal Ipunk.

Cek berita artikel lainnya di Google News 

Penulis:Zalfirega|Editor:Meizon

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru