Marak Penipuan Jual iPhone Murah di Batam, Korbannya Perempuan Warga Bukit Palem

Rabu, 18 Juni 2025 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polresta Barelang saat menemui korban di rumah di Perumahan Bukit Palem Permai, Batam, Senin (16/6/2025). Matapedia6.com/Dok Polresta

Anggota Polresta Barelang saat menemui korban di rumah di Perumahan Bukit Palem Permai, Batam, Senin (16/6/2025). Matapedia6.com/Dok Polresta

MATAPEDIA6.com, BATAM – Penipuan online dengan modus jual beli iPhone murah kembali memakan korban di Kota Batam.

Seorang perempuan bernama Serli Widianti, warga Perumahan Bukit Palem Permai, menjadi korban setelah tergiur penawaran iPhone 12 seharga Rp 4,5 juta yang bisa dibayar secara cicilan.

Kasus ini dilaporkan ke Polresta Barelang melalui layanan darurat hotline 110 pada Senin, 16 Juni 2025.

Serli mengaku telah mentransfer uang muka sebesar Rp1.065.000 ke rekening yang diberikan pelaku.

Namun setelah transaksi dilakukan, pelaku langsung menghilang dan memblokir kontak korban.

“Setelah transfer dilakukan, korban tidak bisa lagi menghubungi pelaku. Nomor pelaku langsung memblokir kontak,” ungkap Kepala SPKT Polresta Barelang, AKP Djulmi Aswirman Amir, Rabu (18/6/2025).

Pihak kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi rumah korban untuk melakukan verifikasi dan pendataan.

Serli kemudian diarahkan untuk membuat laporan resmi ke unit Reskrim agar proses hukum bisa segera berjalan.

Polisi juga menyarankan agar rekening pelaku segera diblokir untuk mencegah adanya korban berikutnya.

Djulmi mengingatkan bahwa layanan 110 adalah saluran cepat bagi masyarakat untuk melaporkan segala bentuk tindak kejahatan, termasuk penipuan daring yang kini semakin marak.

Baca juga: Dua Pelaku Jambret Keok di Polsek Batam Kota, Korbannya Perempuan

“Kami siap merespons pengaduan melalui layanan 110. Ini jalur penting untuk penanganan cepat kasus seperti ini,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat bertransaksi secara daring, khususnya lewat media sosial dan platform yang belum terverifikasi.

“Jangan mudah tergiur harga murah. Selalu periksa dulu kredibilitas penjual sebelum melakukan pembayaran,” pesan Djulmi.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan
PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026
Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara
Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap
Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam
Pembacokan di PJB Sagulung, Korban Terjebak di Drainase dan Pelaku Masih Diburu Polisi 
Polisi Tangkap 2 Pria, Diduga Aniaya Pekerja Proyek di Sagulung Batam karena Persoalan Gaji
Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Perempuan di Batam, Dipicu Sakit Hati karena Ucapan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:57 WIB

PN Batam Catat 34 Perkara Perlindungan Anak hingga Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Pria di Batam Tewas Ditikam 25 Kali, Polisi Ungkap Dendam dan Masalah Asmara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Laporan Pencurian Xpander di Batam Diduga Palsu, Tiga Orang Ditangkap

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Polda Kepri Amankan 17 Orang dalam Pengungkapan Dugaan Peredaran Ekstasi di Batam

Berita Terbaru