Perkuat Pertahanan TNI AL, Kasal Luncurkan Dua Unit Kapal Patroli di Citra Shipyard Batam

Selasa, 7 Mei 2024 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Staff Angkatan Laut  Laksamana TNI Muhammad Ali didampingi pejabat TNI AL memberikan keterangan saat peluncuran dua unit kapal patroli cepat digalangan kapal Pt Citra Shipyard Sagulung Kota Batam, Selasa (7/5/2024).Matapedia6.com/Luci

Kepala Staff Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali didampingi pejabat TNI AL memberikan keterangan saat peluncuran dua unit kapal patroli cepat digalangan kapal Pt Citra Shipyard Sagulung Kota Batam, Selasa (7/5/2024).Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kepala Staff Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, luncurkan dua unit kapal perang (KRI) tipe patroli cepat, di galangan kapal PT Citra Shipyard Batam yang berlokasi di kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Selasa (7/5/2024).

Dua kapal patroli cepat yang diluncurkan akan memperkuat pertahanan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), di Satuan Lantamal V Surabaya, dan Lantamal VIII Manado.

Kapal patroli cepat tersebut diberi nama KRI Butana-878 dan KRI Selar-879, dimana kapal patroli KRI Butana-878 nantinya akan ditempatkan di Satuan Lantamal V Surabaya, sedangkan KRI Selar 879 nantinya akan ditempatkan di Satuan Kapal Patroli Lantamal VIII Manado.

Kepala Staff Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali apresiasi dengan proses pembangunan unit KRI dengan baik sesuai spesifikasi yang ditentukan.

“Kita patut berbangga karena KRI ini buatan anak bangsa dengan spesifikasi dan peralatan yang mutakhir. Kapal ini memiliki spesifikasi teknis yaitu panjang 45.50 meter, lebar 7,90 meter, draught 1.80 Meter kec maksimum 24 knots. kec jelajah 17 knots, dan menggunakan mesin pendorong pokok 2 unit MAN 12V175D-MM (3018 PS/2200 KW), “ kata Muhammad Ali.

Ali mengatakan kapal PC 40 M ini memiliki beberapa keunggulan dimana dilengkapi dengan senjata utama atau main gun 1 unit meriam kaliber 30 min dan 2 unit senjata mitraliur kaliber 12.7 mm dan mampu beroperasi di berbagai medan dan cuaca Dengan kecepatan maksimum 24 knots.

“Dengan kelincahan yang dimiliki kapal ini, mampu memenuhi berbagai misi operasi baik penegakan hukum di laut maupun misi SAR, ” kata Ali.

Sebelumnya kata Ali, sudah dilaksanakan shipnaming secara lengkap, seremonial pembangunan kapal meliputi first steel cutting, keel laying, shipnaming, launching, delivery and receiving, commissioning dan terakhir adalah pengukuhan.

Ali juga mengatakan pembangunan dua unit kapal ini, TNI berkomitmen untuk melaksanakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), serta mengurangi produk impor.

“Langkah ini diambil guna mendukung pemerintah dalam meningkatkan perekonomian sekaligus sebagai wujud kemandirian bangsa dalam pemenuhan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) dan meningkatkan peran Indonesia dalam rantai suplai global, ” kata Ali.

Di tempat yang sama Owner PT Citra Shipyard Ali Ulai mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari TNI AL untuk pembangunan dua unit kapal di Pt citra Shipyard.

Dia juga menjelaskan pembangunan kapal tersebut asli dilakukan oleh anak bangsa tanpa melibatkan orang luar. ”Dari awal pembangunan sampai selesai, semuanya dikerjakan anak bangsa,” kata Ali Ulai.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru