PLN Batam Sebut Layangan dan Pohon Tumbang Penyebab Listrik Padam di Sei Beduk

Rabu, 3 September 2025 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN Batam saat melakukan perbaikan di salah satu gardu listrik yang ada di wilayah Tanjung Piayu, Sei Beduk Kota Batam, Rabu (3/9/2025).Matapedia6.com/Dok PLN

Petugas PLN Batam saat melakukan perbaikan di salah satu gardu listrik yang ada di wilayah Tanjung Piayu, Sei Beduk Kota Batam, Rabu (3/9/2025).Matapedia6.com/Dok PLN

MATAPEDIA6.com, BATAM – Pemadaman listrik yang melanda wilayah Tanjung Piayu, Sei Beduk, Kota Batam, disebabkan oleh gangguan jaringan akibat layang-layang dan pohon tumbang yang terkena dampak cuaca ekstrem.

PT PLN Batam memastikan pihaknya tengah melakukan penanganan intensif untuk memulihkan pasokan listrik secepat mungkin.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Samsul Bahri, menjelaskan kasus layang-layang yang tersangkut di jaringan listrik masih menjadi salah satu penyebab utama gangguan pasokan di sejumlah wilayah Batam.

“Material layang-layang, seperti plastik dan benang konduktif, dapat menyebabkan arus pendek jika mengenai lebih dari satu kabel sekaligus,” kata Samsul, Rabu (3/9/2025).

Dia mengatakan proses perbaikannya memerlukan waktu karena harus memastikan seluruh jaringan kembali aman.

Lebih lanjut, Samsul menjelaskan bukan hanya benang logam yang berbahaya, rangka layang-layang dari bambu atau kayu yang basah pun dapat menghantarkan listrik, apalagi saat cuaca sedang tidak bersahabat seperti hujan deras dan angin kencang.

Baca juga: PLN Batam Resmikan Kantor Layanan UP3 Tiban ke Lokasi Strategis, Fasilitas Lebih Nyaman untuk Pelanggan

Tak hanya layang-layang, pohon tumbang juga menjadi faktor utama pemadaman kali ini. Ranting yang menyentuh kabel listrik atau pohon roboh yang menimpa jaringan dapat menyebabkan gangguan signifikan.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Kami juga berharap warga bisa lebih bijak dan mengingatkan anak-anak agar tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik,” tambah Samsul.

Senada dengan Samsul, Senior Manager Unit Bisnis Distribusi dan Pelayanan PT PLN Batam, Rizal Azhari, menekankan tidak ada satu pun benda baik pohon, layang-layang, maupun hewan yang boleh bersentuhan dengan jaringan listrik.

“Benang gelasan atau benang yang mengandung logam, apalagi dalam kondisi basah, sangat berbahaya. Bisa menyebabkan hubungan arus pendek, merusak infrastruktur, dan bahkan mengancam nyawa,” tegas Rizal.

Rizal juga mengungkapkan petugas PLN secara rutin melakukan pembersihan jaringan dan perintisan pohon yang berpotensi mengganggu, namun seringkali menghadapi hambatan di lapangan.

“Proses ini memerlukan izin dari pemilik lahan atau pohon, dan kami harap masyarakat serta pemerintah kota mendukung langkah ini demi keamanan bersama,” ujarnya.

Baca juga: PLN Batam Gelar Upacara HUT RI ke-80, Teguhkan Semangat Persatuan dan Apresiasi bagi Masyarakat

PLN Batam mengajak masyarakat untuk aktif berperan menjaga keandalan listrik, mulai dari tidak bermain layang-layang di dekat jaringan, tidak menanam pohon di bawah kabel, hingga mengizinkan pemangkasan pohon yang berpotensi mengganggu pasokan.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

KKJ Kepri Kecam Penghalangan Aksi Hari Kebebasan Pers di Depan Pemko Batam
Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh
DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing
AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers
Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong
BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB
Polda Kepri Bagikan 200 Helm Gratis untuk Pekerja Saat May Day di Batam
Perpanjangan UWT Rumah Puskopkar Batu Aji, BP Batam Belum Terima Tahap Awal dari Pengembang

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:57 WIB

KKJ Kepri Kecam Penghalangan Aksi Hari Kebebasan Pers di Depan Pemko Batam

Senin, 4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Ketua DPD Gerindra Kepri Iman Sutiawan Minta Publik Lihat Polemik Li Claudia Secara Utuh

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

DPRD Batam Hadiri May Day 2026, Buruh Serukan UU Ketenagakerjaan Baru dan Tolak Outsourcing

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:23 WIB

AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:43 WIB

Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong

Berita Terbaru