Ribuan Siswa Gagal Lolos SPMB, Orangtua Berharap Pemerintah Berikan Kebijakan

Senin, 30 Juni 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para Calon Siswa ditemani orang tua daftar ulang di SMKN pada Senin (30/6/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

Para Calon Siswa ditemani orang tua daftar ulang di SMKN pada Senin (30/6/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM — Ribuan calon peserta didik di Batam terpaksa menelan kekecewaan setelah nama mereka tak muncul dalam pengumuman hasil seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK negeri Sabtu (28/6/2025).

Minimnya daya tampung sekolah negeri membuat ribuan siswa harus gigit jari. Padahal, bagi keluarga berpenghasilan menengah ke bawah, sekolah negeri masih menjadi harapan utama untuk melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya tinggi.

Kekecewaan meluas ke berbagai penjuru Batam. Sejumlah orangtua mendatangi sekolah-sekolah untuk meminta kejelasan dan menuntut solusi. Mereka berharap pemerintah segera membuka jalur tambahan atau memberikan kebijakan khusus agar anak-anak mereka tetap bisa sekolah.

“Saya sudah cek malam itu, tapi website-nya error. Pagi dicek lagi, ternyata nama anak saya tidak ada,” kata Wanda, warga Batu Aji, Senin (30/6/2025).

Ia pun mendatangi SMKN 1 Batam untuk mencari informasi. Pihak sekolah kemudian memintanya mengisi ulang formulir secara manual.

“Tadi ada pembukaan posko. Semua data kami sudah serahkan ke panitia,” tambahnya dengan harap-harap cemas.

Situasi serupa terjadi di SMKN 4 Tiban dan SMKN 5 Sagulung. Endang, seorang ibu rumah tangga, mengaku bingung sejak mengetahui anaknya tak lolos. Ia langsung mendatangi sekolah dan meminta penjelasan.

“Saya kecewa. Sistemnya terlalu ketat dan tidak siap menghadapi jumlah pendaftar sebanyak ini. Kalau bisa pemerintah tambah kuota, supaya anak-anak yang semangat sekolah ini tidak putus harapan,” ujarnya.

Dedi, wali murid lainnya, mengaku kesal. Rumahnya hanya berjarak sekitar satu kilometer dari SMKN 5 Sei Pelunggut, namun anaknya tetap tak diterima.

“Rumah saya di Seroja, dekat sekali. Tapi tetap tak masuk. Sekarang bingung mau bagaimana. Anak di rumah terus bertanya, kami juga pusing mau jawab apa,” keluhnya.

Beberapa sekolah mulai membuka opsi pendaftaran manual sebagai langkah darurat. Namun, banyak orangtua menilai solusi itu belum cukup menjawab kebutuhan mendesak.

“Kami hanya ingin anak-anak kami bisa sekolah. Jangan sampai mereka kehilangan masa depan hanya karena sistem,” ujar Elin, warga Sagulung.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan Kepri Cabang Batam, Kasdianto, belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi.

Penulis:Rega|Editor:Miezon

Berita Terkait

OJK Kepri Dorong Warga Batam Lebih Bijak Berutang dan Waspada Penipuan Digital
Dugaan Persoalan Administrasi KB Djuwita Prakarsa Dibahas dalam RDPU DPRD Batam
Antisipasi Aksi “Rayap Besi”, Polresta Barelang Pimpin Patroli Gabungan Lintas Instansi
Kisah Sharifah Nur Nafisya, Siswi MTsN 1 Batam yang Tak Pernah Juara Akademik Kini Menjadi Juara 1 WCR 2026
Hampir Seluruh Warga Kepri Terlindungi JKN, Kepesertaan Tembus 97,53 Persen
Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026
Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:43 WIB

OJK Kepri Dorong Warga Batam Lebih Bijak Berutang dan Waspada Penipuan Digital

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:37 WIB

Dugaan Persoalan Administrasi KB Djuwita Prakarsa Dibahas dalam RDPU DPRD Batam

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kisah Sharifah Nur Nafisya, Siswi MTsN 1 Batam yang Tak Pernah Juara Akademik Kini Menjadi Juara 1 WCR 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:40 WIB

Hampir Seluruh Warga Kepri Terlindungi JKN, Kepesertaan Tembus 97,53 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:19 WIB

Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026

Berita Terbaru

General Manager MaxOne Hotel Batam, Dian,  saat Media Gathering di 1.1 Dining & Lounge Restaurant MaxOne Batam bersama wartawan, Jumat (19/6/2026). Foto:Rega/matapedia

Kuliner Wisata

MaxOne Batam Bidik Pasar Kuliner dan Small Meeting

Jumat, 19 Jun 2026 - 21:48 WIB