Rudi Sebut Tim Terpadu Dikerahkan Tangani Persoalan Buaya Lepas di Perairan Batam

Jumat, 17 Januari 2025 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim terpadu rapat soal buya lepas di Batam. Foto:BP Batam

Tim terpadu rapat soal buya lepas di Batam. Foto:BP Batam

Muhammad Rudi Bentuk Tim Terpadu Tangani Persoalan Buaya Pulau Bulan

MATAPEDIA6.com, BATAM– Kepala BP Batam dan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, membentuk Tim Terpadu untuk menangani masalah lepasnya buaya dari penangkaran di Pulau Bulan, Batam. Hal itu menyusul peristiwa buaya lepas dari penangkaran di Pulau Bulan, Kota Batam beberapa Waktu lalu.

“Ini peristiwa force majeure. Pemerintah melalui Tim Terpadu ini akan berupaya untuk menangani dampak dari persoalan yang ada,” ujar Rudi di Marketing Centre BP Batam, Juma’at (17/1/2025).

Ia menyebut, Tim Terpadu terdiri dari personel TNI, Kepolisian, dan perangkat lainnya.
Keterlibatan tim diharapkan memudahkan pencarian buaya yang lepas di perairan sekitar Pulau Bulan.

“Target kita satu minggu. Metode penangkapannya pun juga harus sesuai aturan hukum yang berlaku karena buaya termasuk hewan yang dilindungi,” jelas Rudi lagi.

Rudi meminta PT PJK segera memperbaiki penangkaran buaya. Menurutnya peristiwa ini menjadi persoalan besar tanpa perhatian serius.

Ia menegaskan, tanpa tindakan, kenyamanan dan sektor pariwisata akan terpengaruh dan perlunya evaluasi dari perusahaan untuk mencegah kejadian serupa.

Sementara, Pimpinan PT PJK, Toni Budiharjo mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk 17 tim untuk menangkap buaya penangkaran yang lepas.

“Kami juga dibantu oleh masyarakat dalam pencarian buaya ini. Dengan dukungan tim terpadu pencariannya bisa maksimal sesuai target waktu yang telah disepakati,” ujarnya dalam rapat. (*r)

Baca juga: Jumlah Buaya Lepas dari Penangkaran Belum Diketahui, Warga Sekitar Pulau Tak Berani Melaut

Cek berita artikel lainnya di Google News

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi
Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap
Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso
Kapolda Kepri Tegaskan Penegakan Hukum dalam Konflik Lahan Setokok Batam
Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 
Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:32 WIB

Viral Dugaan Pungli di Lapas Perempuan Batam, Kanwil Ditjenpas Kepri Turunkan Tim Investigasi

Jumat, 18 September 2026 - 18:26 WIB

Aktivitas Belajar SDN 016 Sagulung Kembali Normal Setelah Sehari Diliburkan akibat Kabut Asap

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

Kejari Batam Periksa 35 Saksi dalam Penyidikan Pengelolaan Dana BOS SMA Yos Sudarso

Kamis, 17 September 2026 - 23:07 WIB

Bawa Spirit ‘DNA Pejuang’, PWI Kepri Resmi Dilantik 

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Berita Terbaru