Rutan Batam Buka Open House Natal, 57 Warga Binaan Terima Remisi, Dua Langsung Bebas

Kamis, 25 Desember 2025 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Fajar Teguh Wibowo tengah bersama warga binaan yang memperoleh remisi Natal, Kamis (25/12/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Fajar Teguh Wibowo tengah bersama warga binaan yang memperoleh remisi Natal, Kamis (25/12/2025). Foto:Zalfirega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM –Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam membuka layanan open house Natal selama dua hari, 25–26 Desember 2025 sekaligus memberikan remisi khusus Natal kepada puluhan warga binaan beragama Nasrani.

Dari total 1.055 warga binaan, sebanyak 57 orang menerima remisi dan dua di antaranya langsung bebas. Pengajuan remisi telah diusulkan ke Kemenkumham, lalu diteruskan ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas).

Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Fajar Teguh Wibowo, menjelaskan saat ini terdapat 136 warga binaan Nasrani, terdiri dari 49 tahanan dan 87 narapidana. Namun, tidak seluruh narapidana memenuhi syarat menerima remisi.

“Dari 87 narapidana, 15 orang belum memenuhi persyaratan, sementara empat orang masih menjalani pidana subsider. Remisi susulan tetap kami proses bagi yang memenuhi ketentuan,” ujar Fajar pada wartawan, Kamis (25/12/2025).

Baca juga:Juara Konten Digital Jurnalistik 2025, Ilham Sawalludin Persembahkan Kemenangan untuk Istri dan Orang Tua

Rinciannya, 55 warga binaan menerima Remisi Khusus I (RK I) dengan pengurangan masa pidana bervariasi, yakni 20 orang mendapat remisi satu bulan dan 35 orang mendapat remisi 15 hari. Sementara itu, dua orang menerima Remisi Khusus II (RK II) dan langsung menghirup udara bebas.

Petugas Rutan Batam tengah memeriksa barang bawaan keluarga saat hendak berkunjung Natal pada Kamis (25/12/2025). Foto:Rega/matapedia

Selama open house, Rutan Batam membuka jam kunjungan mulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB. Petugas memeriksa seluruh barang bawaan pengunjung secara ketat demi menjaga keamanan. Antrean kunjungan tampak tertib dan terkendali.

Suasana haru mewarnai pertemuan warga binaan dengan keluarga. Pelukan dan tangis rindu pecah setelah sekian lama terpisah. Banyak keluarga mengabadikan momen kebersamaan tersebut.

“Senang bisa tatap muka langsung dengan suami di hari Natal,” ujar Bela, salah satu pengunjung yang datang bersama anak dan orang tuanya untuk membesuk sang suami yang menjalani pidana umum.

Momentum Natal di Rutan Batam tidak hanya menghadirkan remisi, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan emosional antara warga binaan dan keluarga, sekaligus penguatan nilai kemanusiaan di balik tembok pemasyarakatan.

Baca juga:Hakim HS Dipecat MKH Gegara Dugaan Selingkuh, Begini Penjelasan PN Batam

 

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

 

 

Berita Terkait

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Berita Terbaru