Tangkal Hoaks, Kapolda Kepri Ngopi Bareng dengan Media

Selasa, 25 Februari 2025 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep saat ngopi Bareng dengan Media, Selasa (25/2). Foto:Rega/matapedia

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep saat ngopi Bareng dengan Media, Selasa (25/2). Foto:Rega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM– Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, mengapresiasi peran media yang aktif dalam membangun opini publik yang positif dan menjaga stabilitas keamanan di Kepulauan Riau.

Hal itu diungkapkan Irjen Pol Asep dalam Ngopi Bareng’ bersama awak media dan pejabat utama Polda Kepri di Nongsa Point Marina, Selasa (25/2/2025) pagi.

“Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat dan transparan, serta mempererat komunikasi antara Polri dan media untuk menciptakan hubungan yang lebih harmonis,” ujarnya.

“Melalui kegiatan ini dapat perkuat hubungan sinergi antara Polri dan media agar dapat saling mendukung dalam menyampaikan informasi yang tepat kepada masyarakat,” tambah dia lagi.

Irjen Asep menekankan pentingnya manajemen media yang baik untuk membangun kepercayaan publik, dengan menempatkan transparansi dan akurasi informasi sebagai prioritas utama.

“Hal ini sejalan dengan _Commander Wish_ Polri, terutama pada poin ke-10, yang menegaskan komitmen Polri untuk menyampaikan informasi secara terbuka, akurat, dan bertanggung jawab,” tuturnya.

Di tengah tantangan era digital, Kapolda juga mengajak media untuk berada di garda terdepan dalam menangkal hoaks dan disinformasi. Ia menyebut pentingnya verifikasi informasi di tengah maraknya berita hoaks.

“Polisi tidak bisa bekerja sendiri, media adalah mitra yang sangat penting dalam menangkal berita bohong yang bisa mengganggu keamanan. Kami berharap media dapat terus menyajikan berita yang faktual dan terpercaya,” tegasnya.

Di sisi lain, Irjen Pol Asep memastikan bahwa Polda Kepri bersama Satgas Pangan telah mengawal ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

“Stok sembako cukup aman, namun kami akan terus memantau dan memastikan ketersediaan di lapangan,” sebut dia.

Bahkan, kata dia, Kepolisian Daerah (Polda) Kepri juga mengoptimalkan lahan untuk ketahanan pangan, dengan membudidayakan 10.000 bibit ikan nila dan emas.

Di akhir acara “Ngopi Bareng”, Kapolda berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah untuk bertukar gagasan dan memperkuat kinerja Polri dalam melayani masyarakat.

“Semoga sinergi ini semakin kokoh dan bermanfaat bagi masyarakat Kepulauan Riau,” tuturnya.

Sementara Ketua IJTI Kepri, Gusti Yenosa, memberikan dukungan terhadap program-program Kapolda yang bertujuan menciptakan Kepulauan Riau yang aman dan damai.

“Mari kita dukung kebijakan pak Kapolda guna menciptakan Kamtibmas yang aman dan kondusif,” ajak dia.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Penulis:Rega|Editor:Miezon

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru