26 Rumah Sakit di Jalur Gaza Berhenti Beroperasi kondisinya Rusak dan Tak Ada Aliran Listrik

Kamis, 7 Desember 2023 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Asap hitam tebal di dekat rumah sakit di jalur. Saat ini hanya sembilan dari 35 rumah sakit yang masih beroperasi sejak Israel bombardir Jalur Gaja. matapedia6/ reuters

Asap hitam tebal di dekat rumah sakit di jalur. Saat ini hanya sembilan dari 35 rumah sakit yang masih beroperasi sejak Israel bombardir Jalur Gaja. matapedia6/ reuters

MATAPEDIA6.com, JALUR GAZA – Sebagain besar rumah sakit (RS) di Jalur Gaza kini tak lagi beroperasi akibat serangan Israel.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan di Gaza yang dikelola Hamas, Ashraf al-Qudra, mengatakan, tinggal sembilan dari 35 rumah sakit di Gaza yang masih menangani pasien.

Ashraf al-Qudra menyebut, tindakan Israel tersebut telah menciptakan “lingkaran kematian” bagi para pekerja medis, serta para pengungsi dan orang-orang yang terluka.

“Israel sengaja mengebom rumah sakit di Gaza untuk membuat mereka tidak dapat beroperasi,” kata Ashraf al-Qudra, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera.

Al-Qudra menambahkan bahwa Israel telah mengebom beberapa daerah di mana para pengungsi Palestina berlindung di dekat Kota Gaza, termasuk sekolah Salah ud-Din, sebuah bangunan di dekat Rumah Sakit Baptis dan alun-alun yang ramai.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan di Gaza, Munir al-Barsh, mengatakan kepada Al Jazeera, bahwa rumah sakit yang masih beroperasi sedang berjuang untuk mengatasi membanjirnya orang-orang tak bernyawa.

Ia mengatakan, pasukan Israel telah dengan sengaja menghancurkan satu-satunya generator yang masih berfungsi di rumah sakit yang didanai oleh Indonesia itu dengan membakarnya dan menewaskan 12 orang dengan menembaki lantai satu, dua, dan tiga gedung tanpa pandang bulu.

“Sebelum kami dievakuasi, serangan semakin lama semakin parah, dari jam ke jam,” terangnya.(lci)

Berita Terkait

OJK Sita 41 Aset dalam Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan Syariah BPRS GP
OJK Keluarkan Sejumlah Relaksasi Aturan untuk Perkuat Industri Pembiayaan dan Fintech
OJK dan ILO Luncurkan Sistem ERP untuk Buka Akses Pembiayaan Peternak Sapi Perah
SheHacks 2026 Dorong Perempuan UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Bisnis
Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Telkom Pertahankan Jajaran Direksi
Satgas PASTI Bongkar Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Koperasi Ditangkap
OJK Minta Korban Dugaan Investasi Bodong di Purwokerto Segera Melapor
Dadan Hindayana Ditahan, Kejagung Usut Dugaan Penyimpangan MBG

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:20 WIB

OJK Sita 41 Aset dalam Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan Syariah BPRS GP

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:40 WIB

OJK Keluarkan Sejumlah Relaksasi Aturan untuk Perkuat Industri Pembiayaan dan Fintech

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:59 WIB

OJK dan ILO Luncurkan Sistem ERP untuk Buka Akses Pembiayaan Peternak Sapi Perah

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:03 WIB

SheHacks 2026 Dorong Perempuan UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Bisnis

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:55 WIB

Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Telkom Pertahankan Jajaran Direksi

Berita Terbaru