Pelebaran Jalan Cikitsu Masuk Program Prioritas DBMSDA Kota Batam 2025

Jumat, 29 November 2024 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi arus lalulintas di jalan Cikitsu, jalan ini selalu macet tiap hari karena kondisi jalan sempit dan saat ini banyak lobang, Jumat (29/11/2024). Matapedia6.com/Luci

Kondisi arus lalulintas di jalan Cikitsu, jalan ini selalu macet tiap hari karena kondisi jalan sempit dan saat ini banyak lobang, Jumat (29/11/2024). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kabar Baik bagi pengguna jalan Cikitsu, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota. Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) telah menetapkan pelebaran jalan tersebut sebagai program prioritas yang akan dikerjakan pada tahun 2025.

Jalan Cikitsu yang kini sering macet dan kondisi jalan rusak akan diperlebar menjadi empat lajur, dengan menambah masing-masing satu lajur di kiri dan kanan jalan.

Pelebaran jalan ini untuk memperlancar arus kendaraan yang selama ini terganggu oleh kondisi jalan sempit dan berlubang.

Kepala Bidang Bina Marga Kota Batam, Dohar Hasibuan, menyampaikan pihaknya sudah menganggarkan untuk proyek pelebaran jalan Cikitsu.

“Tahap awal kami sudah melakukan penertiban pedagang di sepanjang jalan dan menebang pohon yang ada di lokasi. Tahun 2025, kami tinggal melaksanakan pelebaran jalan,” ujar Dohar.

Jalan yang semula hanya memiliki dua lajur akan diubah menjadi empat lajur, tetap dalam satu jalur.

Dohar optimistis dengan penambahan dua lajur, arus lalu lintas di Jalan Cikitsu akan jauh lebih lancar.

“Dengan empat lajur, kendaraan bisa melintas dengan nyaman, sehingga kemacetan yang sering terjadi saat ini dapat teratasi,” tambahnya.

Kondisi Jalan Cikitsu saat ini sangat memprihatinkan. Lubang-lubang besar memenuhi badan jalan, dan saat hujan turun, lubang-lubang ini berubah menjadi genangan air yang berbahaya bagi pengendara, terutama sepeda motor.

Rafael, salah satu pengendara, mengaku nyaris terjatuh beberapa kali saat melintasi jalan ini. “Lubang-lubang di jalan itu tidak terlihat saat hujan karena tertutup air. Saya sudah dua kali hampir jatuh karena menabrak lubang,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan Wine, warga Taman Raya. Ia menyebut buruknya saluran drainase di sekitar jalan memperparah kondisi jalan karena air tertahan dijalan tidak mengalir ke saluran drainase.

“Air tidak mengalir ke saluran drainase, jadi bertahan di jalan dan merusak aspal. Ini sangat membahayakan pengendara,” kata Wine.

Cek berita artikel lainnya d Google News 

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara Batam, Li Claudia Turun Bagikan Masker
Kapolda Kepri Minta Pejabat Baru Perkuat Pelayanan Publik dan Keamanan
Lapas Batam Over Kapasitas Diisi Hampir 1.241 Warga Binaan, Lebih dari Dua Kali Kapasitas
Polisi Sita Ribuan Botol Minuman Beralkohol Tanpa Izin Edar di Bengkong
Kapolda Kepri Suhendri Lantik Tujuh Pejabat Utama, Ini Daftar Pergantiannya
Delapan Fraksi DPRD Batam Dukung Revisi Perda Ketertiban Umum
Cekcok Berujung Perkelahian Berdarah di PJB Sagulung, Polisi Benarkan Korban Dirawat
Pertamina Dampingi Warga Kampung Tua Terih Batam Olah Limbah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Kabut Asap Ganggu Kualitas Udara Batam, Li Claudia Turun Bagikan Masker

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Kapolda Kepri Minta Pejabat Baru Perkuat Pelayanan Publik dan Keamanan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Lapas Batam Over Kapasitas Diisi Hampir 1.241 Warga Binaan, Lebih dari Dua Kali Kapasitas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Polisi Sita Ribuan Botol Minuman Beralkohol Tanpa Izin Edar di Bengkong

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kapolda Kepri Suhendri Lantik Tujuh Pejabat Utama, Ini Daftar Pergantiannya

Berita Terbaru