Dewan Komisaris Pertamina Pastikan Rantai Pasok Energi Tetap Andal di Sumbagut

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan kerja Dewan Komisaris Pertamina ke Sumbagut. Foto:Istimewa

Kunjungan kerja Dewan Komisaris Pertamina ke Sumbagut. Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, MEDAN – Dewan Komisaris PT Pertamina Patra Niaga turun langsung meninjau jantung rantai pasok energi di Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Kunjungan kerja (Management Walkthrough/MWT) pada 7–8 Agustus 2025 ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi langkah strategis memastikan infrastruktur energi, tata kelola operasional, dan pelayanan publik berjalan sesuai standar keandalan nasional.

Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga, Sudung Situmorang, menegaskan bahwa pengawasan langsung adalah instrumen vital menjaga keberlanjutan bisnis dan ketahanan energi.

“Kami mengapresiasi Perwira Pertamina Patra Niaga di Sumbagut yang sigap dan profesional menjaga ketersediaan energi. Pengawasan seperti ini memastikan keselamatan kerja, tata kelola, dan pelayanan terus meningkat,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (9/8/2025).

Kunjungan meliputi Terminal LPG Pangkalan Susu, SPBU Nelayan, dan Terminal BBM Medan Group—titik-titik distribusi yang menjadi tulang punggung pasokan energi di Sumatera Utara.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Salurkan 127 Hewan Kurban di Lima Provinsi Operasional

Dewan Komisaris juga berinteraksi langsung dengan Awak Mobil Tangki (AMT) dan operator SPBU, sekaligus menyerahkan bingkisan sebagai bentuk apresiasi.

Executive General Manager Regional Sumbagut, Sunardi, memaparkan bahwa wilayah kerjanya mencakup lima provinsi: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Jaringan distribusinya terdiri atas 842 SPBU reguler, 1.089 Pertashop, 791 agen LPG PSO, dan hampir 40 ribu pangkalan LPG.

“Dengan cakupan seluas ini, distribusi energi harus tetap andal dan aman. Coverage days BBM dan LPG saat ini dalam kondisi aman, sementara penjualan produk utama seperti Pertalite dan Biosolar tetap terkelola sesuai kuota,” jelasnya.

Pertamina Patra Niaga Sumbagut juga mencatat kontribusi signifikan terhadap target nasional, terutama di sektor Avtur dan LPG nonsubsidi, sekaligus melakukan efisiensi distribusi melalui enam pola suplai (Channel of Distribution).

Diskusi strategis dalam kunjungan ini menyoroti penguatan distribusi, efisiensi operasional, pengawasan HSSE, dan respons terhadap dinamika demand pasca pandemi.

Melalui langkah ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan perannya bukan sekadar penyalur BBM dan LPG, tetapi sebagai garda depan ketahanan energi Indonesia—memastikan setiap titik distribusi berfungsi optimal, dari pelabuhan hingga pelosok desa.

Baca juga: Pertamina Ajak Warga Kepri Beli Pertalite Pakai QR Code, Begini Daftarnya

Editor: Zalfirega

 

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru